Metro

Resmikan Kelenteng Ji Li Gong, APPI: Tegaskan Makassar Kota Toleran

Pemkot Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan Tempat Ibadah Tridharma (TITD) Ji Li Gong yang berada di bawah naungan Yayasan Dewa Makmur Sentosa, di Jalan Gunung Lokon, Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Ujung Pandang, Minggu (7/6/2026).

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita bersama Kepala Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Aminuddin, serta pimpinan yayasan (Ming Zhu Zhang Men), Lie Ming Sen.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas berdirinya Kelenteng Ji Li Gong.

Ia menilai kehadiran rumah ibadah tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kehidupan beragama yang harmonis di Kota Makassar.

Menurutnya, rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalankan ritual keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mempererat persaudaraan dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Peresmian ini menjadi momentum yang baik dalam memperkuat kerukunan umat beragama di Kota Makassar,” ujarnya.

Munafri juga menyoroti capaian positif Kota Makassar dalam menjaga toleransi. Ia menyebut sinergi lintas etnis dan agama telah mendorong peningkatan indeks toleransi di kota ini.

“Kerja sama seluruh elemen masyarakat menunjukkan bahwa kita mampu merawat keberagaman dan hidup berdampingan dalam perbedaan,” katanya.

Lebih jauh, Munafri berharap Kelenteng Ji Li Gong tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga berperan dalam pembinaan karakter generasi muda.

Di tengah derasnya arus digitalisasi, menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak.

“Rumah ibadah harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak yang baik,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran sosial rumah ibadah bagi lingkungan sekitar.

Keberadaan kelenteng diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan sosial yang mempererat hubungan antarwarga.

Munafri menekankan bahwa keberagaman yang dimiliki Kota Makassar harus menjadi kekuatan bersama dalam membangun daerah, bukan menjadi sumber perpecahan.

“Saya berharap kehadiran rumah ibadah ini tidak hanya bermanfaat bagi umatnya, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar,” tutupnya.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Pemkab Luwu Apresiasi Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi

LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi…

38 menit ago

Komisi E Dalami Dugaan Intervensi di Balik Mundurnya Kepala Sekolah

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan melalui Komisi E akan segera…

2 jam ago

Disdik Sulsel Tegaskan Evaluasi Kepsek untuk Penguatan Kinerja dan Mutu Pendidikan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA…

4 jam ago

Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi Peserta MagangHub Batch 2

JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)…

5 jam ago

Rumah Membatik Bunga Mawar Bulukumba Latih Siswa SRMP 23 Makassar Membuat Sarung Batik Shibori

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pelestarian budaya membatik terus digalakkan melalui kegiatan edukatif dan kreatif. Salah…

6 jam ago

Bupati Barru Hadiri Puncak HBDI ke-118, Dorong Lansia Tetap Aktif dan Sehat

BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang…

6 jam ago

This website uses cookies.