JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya memperkokoh posisi Kabupaten Trotoar.id (Sidrap) sebagai salah satu lumbung pangan nasional terus diperkuat melalui pengajuan program prioritas sektor perikanan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, Senin (8/6/2026).
Dalam kunjungan kerja tersebut, sejumlah program strategis dipaparkan sebagai bagian dari langkah sinkronisasi kebijakan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Pertemuan ini dihadiri oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, serta diterima oleh jajaran Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP.
Dalam forum tersebut ditegaskan bahwa arah pembangunan daerah tidak lagi hanya bertumpu pada komoditas beras, tetapi juga diperluas pada pemenuhan kebutuhan protein hewani melalui penguatan sektor perikanan.
Sejumlah program prioritas yang diusulkan meliputi pengembangan budi daya kolam, penerapan sistem mina padi untuk optimalisasi lahan produktif, serta pengelolaan danau melalui kegiatan restocking guna menjaga keberlanjutan ekosistem perairan.
Selain itu, pengembangan sistem budi daya bioflok tematik yang efisien lahan turut diajukan sebagai solusi inovatif, disertai pemanfaatan embung sebagai sumber air utama dalam mendukung budi daya ikan air tawar.
Dukungan pemerintah pusat juga diharapkan dapat diperkuat, khususnya melalui alokasi program kegiatan yang lebih luas, termasuk pemeliharaan dan pengembangan fasilitas Balai Benih Ikan (BBI) melalui skema Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN.
Inisiatif tersebut mendapatkan respons positif dari pihak KKP, yang memandang kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam mendorong pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan di daerah.
Melalui sinergi yang terbangun, peningkatan produksi perikanan diharapkan dapat dicapai, sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sidrap.




Komentar