
Makassar, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi air bersih benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia tidak sekadar menunggu laporan, tetapi mengecek langsung kondisi di permukiman warga.
Pada Senin (6/7/2026) pagi, Munafri yang akrab disapa Appi menyusuri lorong-lorong di kawasan utara Kota Makassar. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan air dari Perumda Air Minum Makassar telah mengalir hingga ke rumah-rumah warga.

Langkah ini diambil sebagai bentuk verifikasi atas laporan Perumda Air Minum yang menyebutkan distribusi air di wilayah tersebut telah berjalan lancar.
Appi ingin memastikan bahwa kondisi di lapangan sesuai dengan laporan yang diterima.
“Saya datang langsung untuk memastikan apakah benar air yang dilaporkan sudah mengalir itu memang dirasakan masyarakat. Alhamdulillah, di beberapa titik yang saya datangi airnya sudah mengalir,” ujar Munafri.
Peninjauan ini dilakukan pasca beroperasinya sambungan pipa dari Intake Manggala, yang menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat distribusi air bersih, khususnya di wilayah utara yang selama ini kerap mengalami keterbatasan pasokan.

Menurut Munafri, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak cukup hanya ditandai dengan rampungnya proyek.
Hal terpenting adalah memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat secara langsung.
Karena itu, ia turun langsung ke rumah warga, membuka keran air, dan mengecek tekanan air guna memastikan distribusi berjalan normal dan stabil.
Kunjungan diawali di RT 1/RW 6, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo. Selanjutnya, Appi menyusuri lorong sempit di RW 5/RT 9, Jalan Sultan Abdullah Raya (Galangan Kapal Paccelang I), Kelurahan Kaluku Bodoa.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke RT 2/RW 5, Kelurahan Kaluku Bodoa. Di lokasi ini, Munafri memastikan meteran pelanggan berfungsi dengan baik dan aliran air dapat diterima warga sesuai kebutuhan.
Dari hasil dialog dengan masyarakat, ia menemukan pengalaman yang beragam. Sebagian warga mengaku telah menikmati aliran air sejak dua bulan terakhir, sementara lainnya baru merasakan dalam dua minggu terakhir.
“Ada juga warga yang sebelumnya hanya mendapatkan air pada tengah malam dengan debit yang kecil dan tidak menentu. Sekarang, saat kita datang, airnya masih mengalir,” jelasnya.
Meski demikian, Munafri menegaskan pelayanan Perumda Air Minum Makassar masih perlu ditingkatkan.
Ia mengaku masih menerima laporan terkait kualitas air yang belum sepenuhnya jernih di beberapa titik.
“Ini menjadi perhatian serius. Saya minta jajaran direksi PDAM segera melakukan pembenahan agar kualitas layanan semakin baik,” tegasnya.
Selain meninjau permukiman warga, Munafri juga mengecek fasilitas pompa induk atau reservoir Perumda Air Minum Makassar di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tallo, guna memastikan sistem distribusi berjalan optimal, terutama menghadapi musim kemarau.
Ia menegaskan, ketersediaan air bersih harus tetap terjaga agar kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.



Komentar