
Bulukumba, Trotoar.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan Produktivitas bagi pelaku industri kecil dan UMKM di Sentra Batik Bunga Mawar Bulukumba, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat daya saing produk lokal melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Program yang berlangsung selama lima hari, mulai 27 hingga 31 Juli 2026, dirancang untuk membekali para pelaku usaha dengan pengetahuan dan keterampilan dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, serta kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dalam sambutannya, Andi Herfida Muchtar menyampaikan apresiasi kepada BPVP Bantaeng yang telah memilih Bulukumba sebagai lokasi pelaksanaan pelatihan.
Menurutnya, peningkatan produktivitas menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri kecil dan ekonomi kreatif di daerah.
“Produktivitas itu bagaimana menghasilkan produk yang lebih baik, lebih bernilai, dan mampu menjawab kebutuhan pasar. Pelatihan seperti ini menjadi bekal penting bagi para pelaku UMKM dan industri kerajinan untuk terus berkembang,” ujar Andi Herfida.

Ia menegaskan, pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan kreativitas, tetapi juga harus mampu meningkatkan kualitas produk, efisiensi proses produksi, serta memahami kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Karena itu, Andi Herfida berharap seluruh peserta mengikuti setiap materi pelatihan dengan serius dan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan usaha masing-masing.
Menurutnya, peningkatan produktivitas akan berdampak langsung terhadap kemampuan UMKM dalam memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, hingga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Pemerintah berharap pelatihan ini tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan semata, tetapi benar-benar diterapkan sehingga usaha para peserta semakin maju dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk terus memperkuat sektor UMKM melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta perluasan akses pemasaran bagi produk-produk lokal.
Sebagai mitra pemerintah, Dekranasda Bulukumba akan terus mendampingi para perajin dan pelaku industri kreatif agar mampu menghasilkan produk unggulan yang memiliki kualitas tinggi dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Melalui kolaborasi dengan BPVP Bantaeng dan Kementerian Ketenagakerjaan, diharapkan pelatihan ini menjadi momentum lahirnya pelaku usaha yang lebih produktif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia usaha yang semakin kompetitif.
Dengan meningkatnya kompetensi pelaku industri kecil, Pemerintah Kabupaten Bulukumba optimistis produk-produk unggulan daerah akan semakin mampu menembus pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat posisi Bulukumba sebagai salah satu daerah penghasil produk kerajinan berkualitas di Sulawesi Selatan.


Komentar