DPRD Sulsel

Reses di Wajo, Legislator Soroti Buruknya Infrastruktur Pertanian dan Krisis Air Bersih di Salobulo

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 29 Juli 2026 18:53

Reses di Wajo, Legislator Soroti Buruknya Infrastruktur Pertanian dan Krisis Air Bersih di Salobulo

WAJO, Trotoar.id – Permasalahan infrastruktur pertanian dan keterbatasan akses air bersih menjadi keluhan utama masyarakat saat pelaksanaan reses di Desa Salobulo, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo.

Aspirasi tersebut mengemuka dalam dialog antara warga dan anggota legislatif yang turun langsung menyerap kebutuhan masyarakat.

Dalam pertemuan itu, mayoritas warga yang berprofesi sebagai petani menyampaikan kondisi jalan usaha tani yang masih rusak sehingga menyulitkan mobilitas, terutama saat musim panen maupun distribusi hasil pertanian.

Selain jalan pertanian, masyarakat juga menyoroti kondisi jaringan irigasi yang dinilai belum memadai.

Akibatnya, pasokan air menuju areal persawahan tidak berjalan optimal sehingga berpotensi mengganggu produktivitas pertanian.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan dan pembangunan infrastruktur irigasi agar kebutuhan air bagi lahan pertanian dapat terpenuhi secara berkelanjutan, terutama pada musim tanam.

Tidak hanya persoalan sektor pertanian, masyarakat juga mengeluhkan sulitnya memperoleh akses air bersih yang layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut semakin dirasakan ketika memasuki musim kemarau.

Kelangkaan air bersih dinilai menjadi persoalan mendasar yang hingga kini masih dihadapi sebagian masyarakat di wilayah tersebut.

Warga berharap pemerintah menghadirkan solusi melalui pembangunan sarana penyediaan air bersih yang lebih memadai.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, legislator yang menggelar reses menegaskan seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian dan diperjuangkan agar dapat masuk dalam agenda pembangunan pemerintah, khususnya di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan pertanian, jaringan irigasi, dan penyediaan air bersih merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ekonomi daerah.

Ia menilai fakta di lapangan menunjukkan masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi.

Karena itu, pemerintah diharapkan memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Melalui kegiatan reses tersebut, berbagai aspirasi masyarakat Salobulo diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang konkret sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup warga, memperkuat produktivitas pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Wajo.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah31 Juli 2026 15:49
Bulukumba Borong Lima Penghargaan pada Harganas ke-33 Sulsel, Bukti Komitmen Bangun Keluarga Berkualitas
WAJO Trotoar.id – Kabupaten Bulukumba kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dengan memboyong lima penghargaan pada Pering...
Metro31 Juli 2026 15:30
Penunjukan Andi Muzakkir Aqil Jadi Plt Ketua Demokrat Makassar Dinilai Perkuat Peluang Maju di Musda Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id – Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menunjuk Andi Muzakkir Aqil sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Part...
Daerah30 Juli 2026 17:31
Adnan Purichta Lantik Andi Muchtar Pimpin PMI Bulukumba, Tegaskan Jiwa Kemanusiaan Sang Bupati
BULUKUMBA, Trotoar.id – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf resmi mengemban amanah baru sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bul...
Daerah30 Juli 2026 17:26
Putra Luwu Utara Ciptakan Mobil Listrik Marlip, Bupati Andi Rahim Dorong Produksi di Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id – Kabupaten Luwu Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui inovasi putra daerahnya di sektor otomotif nasional. Ir...