
WAJO, Trotoar.id – Permasalahan infrastruktur pertanian dan keterbatasan akses air bersih menjadi keluhan utama masyarakat saat pelaksanaan reses di Desa Salobulo, Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo.
Aspirasi tersebut mengemuka dalam dialog antara warga dan anggota legislatif yang turun langsung menyerap kebutuhan masyarakat.
Dalam pertemuan itu, mayoritas warga yang berprofesi sebagai petani menyampaikan kondisi jalan usaha tani yang masih rusak sehingga menyulitkan mobilitas, terutama saat musim panen maupun distribusi hasil pertanian.

Selain jalan pertanian, masyarakat juga menyoroti kondisi jaringan irigasi yang dinilai belum memadai.
Akibatnya, pasokan air menuju areal persawahan tidak berjalan optimal sehingga berpotensi mengganggu produktivitas pertanian.
Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan dan pembangunan infrastruktur irigasi agar kebutuhan air bagi lahan pertanian dapat terpenuhi secara berkelanjutan, terutama pada musim tanam.
Tidak hanya persoalan sektor pertanian, masyarakat juga mengeluhkan sulitnya memperoleh akses air bersih yang layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi tersebut semakin dirasakan ketika memasuki musim kemarau.

Kelangkaan air bersih dinilai menjadi persoalan mendasar yang hingga kini masih dihadapi sebagian masyarakat di wilayah tersebut.
Warga berharap pemerintah menghadirkan solusi melalui pembangunan sarana penyediaan air bersih yang lebih memadai.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, legislator yang menggelar reses menegaskan seluruh masukan masyarakat akan menjadi perhatian dan diperjuangkan agar dapat masuk dalam agenda pembangunan pemerintah, khususnya di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan pertanian, jaringan irigasi, dan penyediaan air bersih merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ekonomi daerah.
Ia menilai fakta di lapangan menunjukkan masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi.
Karena itu, pemerintah diharapkan memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
Melalui kegiatan reses tersebut, berbagai aspirasi masyarakat Salobulo diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang konkret sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup warga, memperkuat produktivitas pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Wajo.


Komentar