Site icon Trotoar.id

Umiyati Apresiasi Langkah KONI Makassar Lindungi Atlet PORPROV Lewat BPJS Ketenagakerjaan

IMG 20260807 WA0009

MAKASSAR, Trotoar.id – Di balik ambisi meraih gelar juara pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar mengambil satu langkah penting yang dinilai mencerminkan kepedulian terhadap masa depan atlet.

Seluruh atlet yang akan memperkuat kontingen Kota Makassar resmi didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mendapatkan perlindungan selama menjalani pemusatan latihan hingga bertanding.

Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar, Hj Umiyati.

Menurutnya, langkah yang ditempuh KONI Makassar bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menunjukkan komitmen nyata bahwa keselamatan atlet menjadi bagian penting dari pembinaan olahraga yang profesional.

“Ini adalah langkah yang sangat baik dan patut diapresiasi. Atlet merupakan aset daerah yang harus mendapatkan perlindungan selama menjalani pemusatan latihan hingga bertanding di PORPROV. Dengan adanya jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan, para atlet dapat bertanding dengan lebih tenang dan fokus meraih prestasi,” ujar Umiyati, Jumat (7/8/2026).

Anggota DPRD Kota Makassar itu menilai, keberhasilan sebuah daerah dalam membangun prestasi olahraga tidak hanya diukur dari jumlah medali yang diraih, tetapi juga dari keseriusan memberikan rasa aman kepada atlet.

Menurutnya, perhatian terhadap perlindungan sosial merupakan investasi jangka panjang bagi dunia olahraga.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut mengatakan, atlet merupakan aset berharga daerah yang mengorbankan waktu, tenaga, bahkan keselamatan demi mengharumkan nama Kota Makassar.

Karena itu, setiap risiko yang mungkin terjadi selama latihan maupun pertandingan harus diantisipasi melalui sistem perlindungan yang memadai.

Umiyati berharap kebijakan KONI Makassar dapat menjadi contoh bagi seluruh cabang olahraga dalam membangun tata kelola pembinaan atlet yang semakin modern.

Menurutnya, prestasi dan perlindungan atlet harus berjalan beriringan sehingga melahirkan ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan.

“Keselamatan atlet harus menjadi perhatian bersama. Prestasi memang penting, tetapi perlindungan terhadap atlet jauh lebih penting karena mereka adalah pejuang yang mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Ia juga optimistis kontingen Kota Makassar mampu tampil kompetitif pada PORPROV Sulsel 2026.

Dukungan pemerintah, pembinaan yang terus berjalan, serta jaminan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan diyakini akan meningkatkan rasa percaya diri atlet untuk tampil maksimal di setiap cabang olahraga.

Sebelumnya, Ketua Umum KONI Kota Makassar, Ismail, menegaskan bahwa seluruh atlet yang memperkuat kontingen Makassar telah resmi didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kebijakan itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dalam memastikan seluruh atlet dan ofisial memperoleh perlindungan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PORPROV.

Menurut Ismail, kerja sama antara KONI Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan berlaku selama empat bulan, mencakup masa persiapan, pemusatan latihan, hingga seluruh pertandingan PORPROV Sulawesi Selatan 2026 selesai dilaksanakan.

Dengan skema tersebut, para atlet dapat menjalani program latihan tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap risiko kecelakaan kerja maupun aktivitas olahraga.

“Kami ingin seluruh atlet fokus memberikan kemampuan terbaiknya untuk Kota Makassar. Perlindungan ini adalah bentuk komitmen KONI agar mereka merasa aman selama berlatih dan bertanding. Harapan kami tentu seluruh kontingen dapat meraih prestasi maksimal serta mengharumkan nama Kota Makassar di PORPROV Sulawesi Selatan 2026,” ujar Ismail.

Langkah KONI Makassar tersebut menjadi penegasan bahwa membangun prestasi olahraga tidak hanya berbicara soal target medali.

Di balik setiap kemenangan, ada tanggung jawab untuk memastikan para atlet memperoleh perlindungan yang layak.

Dengan jaminan sosial yang kini dimiliki seluruh atlet PORPROV, Kota Makassar menunjukkan bahwa prestasi dan kepedulian terhadap kesejahteraan atlet dapat berjalan beriringan sebagai fondasi menuju olahraga yang semakin profesional.

Exit mobile version