Pemda Sidrap

45 Paskibraka Sidrap Resmi Dikukuhkan, Bupati Syaharuddin Titip Masa Depan dan Kepemimpinan

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 15 Agustus 2026 20:32

45 Paskibraka Sidrap Resmi Dikukuhkan, Bupati Syaharuddin Titip Masa Depan dan Kepemimpinan

SIDRAP, Trotoar.id— Sebanyak 45 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi dikukuhkan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif di Rumah Jabatan Bupati Sidrap, Sabtu malam (15/8/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi penanda kesiapan putra-putri terbaik Sidrap untuk menjalankan tugas negara pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), di Lapangan Kompleks SKPD Sidrap.

Ke-45 anggota Paskibraka merupakan pelajar terpilih dari SMA/SMK sederajat di berbagai wilayah Kabupaten Sidrap.

Mereka sebelumnya telah melewati proses seleksi dan menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menghadapi tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih.

Hadir dalam prosesi pengukuhan Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua DPRD Takyuddin Masse, Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, Dandim 1420 Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar, Sekretaris Daerah Andi Rahmat Saleh, serta jajaran Forkopimda dan pejabat Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Orang tua para anggota Paskibraka juga turut hadir menyaksikan momen penting tersebut.

Kehadiran keluarga menambah suasana haru ketika satu per satu anggota dikukuhkan sebagai bagian dari pasukan yang akan mengemban tugas pada momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Prosesi pengukuhan ditandai dengan pembacaan ikrar Paskibraka, penyematan lencana serta penandatanganan naskah pengukuhan oleh Bupati Sidrap.

Dalam sambutannya, Syaharuddin mengapresiasi perjuangan para anggota Paskibraka yang telah melewati proses panjang sejak seleksi hingga pemusatan latihan.

Menurutnya, seluruh tahapan tersebut bukan hanya mempersiapkan mereka untuk berdiri di lapangan upacara, tetapi juga membentuk karakter generasi muda.

“Prosesnya panjang. Mulai dari seleksi, lalu masuk pemusatan latihan, dan malam hari ini setelah dikukuhkan. Tentu ini menjadi modal bagi anak-anakku semuanya,” ujar Syaharuddin.

Selama menjalani pembinaan, para Paskibraka mendapatkan berbagai materi, mulai dari latihan fisik, wawasan kebangsaan, kepemimpinan hingga kemampuan menghadapi dan menyelesaikan persoalan.

Bekal tersebut, kata Syaharuddin, diharapkan tidak berhenti setelah tugas pengibaran dan penurunan bendera selesai.

Nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama dan kepemimpinan harus dibawa para pelajar tersebut kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing.

Ia pun berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjalankan amanah pada 17 Agustus dengan penuh konsentrasi dan tanggung jawab. Sebab, tugas tersebut merupakan kesempatan yang tidak dimiliki semua pelajar.

“Setelah melaksanakan tugas penaikan dan penurunan bendera di tanggal 17 Agustus Tahun 2026, maka tercatatlah dalam sejarah Paskibraka di Kabupaten Sidrap,” katanya.

Bagi Syaharuddin, menjadi Paskibraka bukanlah tujuan akhir, melainkan salah satu pijakan untuk meraih cita-cita yang lebih besar. Ia menyebut para anggota memiliki beragam impian, mulai dari menjadi pengusaha, birokrat, anggota TNI-Polri hingga politisi.

Karena itu, ia meminta para Paskibraka memanfaatkan pengalaman tersebut sebagai modal membangun kepercayaan diri dan kepemimpinan.

Menurutnya, karakter yang terbentuk selama pembinaan akan menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka setelah kembali ke bangku sekolah.

“Paskibraka 2026, inilah menjadi tanda kesuksesan buat masa depan anak-anakku semuanya,” ungkapnya.

Syaharuddin juga memberikan apresiasi kepada Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Sidrap, para pelatih dari unsur TNI dan Polri, Dinas Kesbangpol serta para orang tua yang telah memberikan dukungan selama proses pembinaan.

Ia berharap pembinaan Paskibraka di Kabupaten Sidrap dapat terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.

Bahkan, untuk 2027, Syaharuddin menargetkan formasi Paskibraka Sidrap dapat memenuhi komposisi 17-8-45, sebagai bagian dari penguatan pembinaan dan representasi generasi muda dalam tugas kenegaraan.

“Insya Allah tahun 2027 saya akan berusaha mencarikan support anggaran supaya Pasukan Paskibraka Sidrap lengkap 17-8-45,” tandasnya.

Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi awal dari puncak perjalanan 45 Paskibraka Sidrap Tahun 2026. Mereka tidak hanya membawa tanggung jawab mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi juga membawa nama sekolah, keluarga dan Kabupaten Sidrap dalam salah satu momentum paling sakral setiap peringatan kemerdekaan.

Penulis : Akbar

 Komentar