MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mendapat amanah baru di tengah upayanya mendorong penguatan sektor pertanian di daerah.
Ia resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Barru periode 2026–2031.
Pelantikan tersebut berlangsung dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Sulawesi Selatan di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (4/10/2026).
Andi Ina bersama para ketua DPC HKTI kabupaten/kota se-Sulsel menerima pataka sebagai simbol dimulainya kepengurusan baru di masing-masing daerah.
Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi organisasi HKTI Sulsel untuk memperkuat peran organisasi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat tani.
Dalam Musda itu, Irjen Pol (Purn.) Dr. H. Burhanuddin Andi, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD HKTI Sulsel periode mendatang.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI, H. Abdul Kadir Karding, yang juga Kepala Badan Karantina Indonesia, menegaskan bahwa HKTI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah.
Menurutnya, organisasi petani harus mampu mengawal lahirnya kebijakan yang memberikan dampak langsung terhadap kehidupan dan kesejahteraan petani.
“Ini adalah momentum perubahan agar petani kita bisa naik kelas, menjadikan bertani sebagai profesi yang menarik bagi anak muda, serta membukakan akses yang luas bagi petani. Sektor pertanian adalah strategi utama bagi kedaulatan bangsa,” tegas Kadir Karding.
Pesan tersebut menjadi tantangan bagi kepengurusan HKTI yang baru. Organisasi dituntut tidak berhenti pada agenda konsolidasi internal, tetapi mampu menjembatani kebutuhan petani dengan kebijakan pemerintah.
Gubernur Sulsel yang diwakili Plh Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel A. Winarno Eka Putra juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik.
Ia berharap kepengurusan baru HKTI mampu menjalankan amanah secara bertanggung jawab dan semakin dekat dengan persoalan yang dihadapi petani di lapangan.
Menurutnya, HKTI diharapkan tidak hanya menjadi wadah perjuangan petani, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam menjembatani berbagai kebutuhan masyarakat tani melalui sinergi dan kolaborasi.
Penguatan organisasi juga dinilai penting untuk memastikan berbagai tantangan sektor pertanian dapat direspons secara bersama. Mulai dari kebutuhan petani, akses, produktivitas hingga penguatan sektor pertanian di daerah.
Bagi Andi Ina, amanah sebagai Ketua DPC HKTI Barru periode 2026–2031 menempatkannya dalam ruang organisasi yang secara langsung bersentuhan dengan kepentingan masyarakat tani.
Sebagai kepala daerah, ia juga memiliki ruang untuk mempertemukan agenda organisasi dengan program pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepengurusan baru HKTI Sulsel diharapkan mampu memperkuat rekonsiliasi organisasi sekaligus membangun kerja bersama yang lebih konkret di tingkat kabupaten/kota.
Pelantikan dan Musda HKTI Sulsel turut dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Ketua DPRD Sulsel drg. Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal, Wakil Ketua DPRD Sulsel, unsur Forkopimda Sulsel, kandidat Ketua Umum HKTI, para bupati dan wali kota se-Sulsel, serta pimpinan organisasi dan insan pertanian.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, pekerjaan HKTI Sulsel kini berada pada tahap berikutnya: memastikan organisasi tidak hanya hadir dalam forum, tetapi benar-benar mampu menjadi penghubung antara suara petani dan kebijakan pemerintah.




Komentar