
BULUKUMBA, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba, Muh. Ali Saleng, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menentukan masa depan daerah.
Ia berharap Karang Taruna tidak sekadar menjadi organisasi seremonial, tetapi mampu hadir sebagai penggerak pembangunan dan perubahan di tengah masyarakat.
Pesan itu disampaikan Ali Saleng saat membuka kegiatan Studi Karya Bakti Karang Taruna-Bulan Bakti Karang Taruna (SKBKT-BBKT) yang digelar Pengurus Karang Taruna Panrita Lopi Kabupaten Bulukumba di Hutan Kota Bulukumba, Rabu (14/10/2026).
Ali Saleng hadir mewakili Bupati Bulukumba. Kegiatan tersebut mengusung tema “Pemuda Berdaya, Berinovasi demi Pengabdian Masyarakat dan Berkelanjutan.”
Dalam sambutannya, Ali Saleng mengapresiasi keberadaan Karang Taruna Panrita Lopi di bawah kepemimpinan Syahruni Haris. Ia menilai kepemimpinan organisasi membutuhkan kapasitas dan kapabilitas untuk menjalankan tanggung jawab.
“Ketum punya kapasitas dan kapabilitas. Jadi memang kita tidak salah memilih ketum,” ujar Ali Saleng.
Mantan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Bulukumba itu kemudian menekankan bahwa masa depan daerah tidak bisa dilepaskan dari kontribusi generasi muda.

Menurutnya, regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam memastikan pembangunan terus berlanjut.
“Kami-kami ini ada waktunya menyerahkan tongkat estafet ke generasi muda. Kami harap SKBKT-BBKT ini tak sekadar seremoni belaka, tapi menjunjung semangat persatuan yang terus mengiringi kita selamanya,” ungkapnya.
Ia berharap pemuda mengambil peran lebih besar dalam mendorong perubahan dan pembangunan di Kabupaten Bulukumba.
Karena itu, kegiatan SKBKT-BBKT diharapkan menjadi ruang memperkuat solidaritas, menyatukan gagasan, serta mendorong lahirnya aksi nyata bagi masyarakat.
“Ke depan pemuda harus jadi penggerak pembangunan di Bulukumba. Di tangan kitalah semua perubahan signifikan,” sambungnya.
Selain menyoroti peran pemuda, Ali Saleng juga mengajak Karang Taruna menjadi bagian dari gerakan menjaga kebersihan lingkungan.
Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam beberapa hari terakhir telah menggelar aksi bersih-bersih di sejumlah titik, mulai dari jalur perkotaan hingga kawasan perbatasan dengan kabupaten tetangga.
Ia berharap pemuda dapat membantu membangun kesadaran masyarakat agar menjaga kebersihan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi tumbuh sebagai kebiasaan bersama.
“Kami titip kepada pemuda untuk menjadi penggerak kesadaran kebersihan masyarakat. Ini jadikan momentum mengedukasi masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan dan lingkungan,” kata Ali Saleng.
Sementara itu, Ketua Umum Karang Taruna Panrita Lopi Kabupaten Bulukumba, Syahruni Haris, menekankan pentingnya kinerja, inovasi, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi.
Ia mengakui, membangun kembali organisasi yang dinilai sempat mengalami stagnasi membutuhkan proses, kerja bersama, serta metode yang tepat.
“Sesuatu yang sudah berjaya lalu istirahat, butuh proses bangkit kembali. Tidak bisa serta-merta kita ambil alih tanggung jawab langsung bergerak cepat. Tapi butuh sinergi gerakan bersama. Butuh berbagai metodologi,” ujar Syahruni.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bulukumba itu juga mengajak seluruh jajaran Karang Taruna, mulai tingkat kabupaten hingga kecamatan, untuk terlibat dalam berbagai agenda strategis pemerintah daerah, termasuk Festival Pinisi dan Jambore Pelayanan Publik.
Menurutnya, keterlibatan tersebut menjadi kesempatan bagi Karang Taruna menunjukkan kontribusi nyata sekaligus membuka ruang bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk memperoleh manfaat ekonomi dari berbagai kegiatan daerah.
“Saya harap semua ambil bagian, supaya kelihatan kinerja Karang Taruna. Kita tak mau Karang Taruna cuma ramai kalau ada pelantikan, SKBKT-BBKT, dan lainnya. Kalau kita terlibat, minimal UMKM bisa lebih bergairah, tumbuh putaran ekonomi,” jelasnya.
Kegiatan pembukaan SKBKT-BBKT tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Bulukumba Fahidin HDK, jajaran pengurus Karang Taruna Panrita Lopi, sejumlah lurah, serta para ketua dan pengurus Karang Taruna tingkat kecamatan.
Melalui kegiatan ini, Karang Taruna diharapkan semakin memperkuat peran sosialnya, membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta menghadirkan program yang berdampak langsung terhadap masyarakat dan pembangunan Kabupaten Bulukumba.

