Pemkot MAkassar

Aliyah Mustika Ilham Promosikan Kuliner dan Wisata Bahari Makassar di APEKSI 2026

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 17 Oktober 2026 22:03

Aliyah Mustika Ilham Promosikan Kuliner dan Wisata Bahari Makassar di APEKSI 2026

SINGKAWANG, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mempromosikan kekayaan kuliner, budaya, dan wisata bahari Kota Makassar di hadapan para kepala daerah dan delegasi pemerintah kota dari berbagai wilayah Indonesia dalam forum APEKSI Rembuk Kebudayaan Kota Kita Singkawang 2026.

Promosi tersebut disampaikan Aliyah dalam sesi Leaders Talk bertema “Mengenal dan Mempromosikan Warisan Kota, Menolak Lupa, Menolak Runtuh, Menolak Punah” yang berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Singkawang, Jumat (16/10/2026).

Dalam forum tersebut, Aliyah tampil bersama Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Asisten Pemerintahan Kota Semarang Budi Prakosa, serta Kepala Bagian Pemerintahan Kota Kediri Herry Krismono.

Pemerintah Kota Makassar turut menayangkan video promosi yang memperlihatkan beragam potensi wisata budaya, kuliner khas, hingga keindahan wisata bahari.

Tayangan tersebut menjadi sarana memperkenalkan identitas dan daya tarik Makassar kepada para peserta APEKSI.

Di hadapan para delegasi, Aliyah menegaskan bahwa kuliner merupakan salah satu identitas kuat Kota Makassar yang selama ini menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Sesungguhnya Kota Makassar selama ini dijuluki sebagai Kota Makan Enak. Jadi, setiap tamu yang datang ke Makassar, salah satu yang kami tawarkan memang kulinernya. Kalau berkunjung ke Makassar, siap-siap overweight, bukan hanya bagasinya, tetapi juga berat badannya,” ujar Aliyah disambut suasana akrab.

Ia menjelaskan, Makassar menawarkan beragam pilihan kuliner yang dapat dinikmati sejak pagi hingga malam hari. Mulai dari nasi kuning dan coto Makassar untuk sarapan, aneka hidangan laut pada siang hari, hingga kuliner malam seperti songkolo bagadang.

Menurut Aliyah, kekayaan kuliner tersebut bukan sekadar daya tarik wisata, melainkan juga bagian dari warisan budaya dan identitas masyarakat Makassar yang perlu terus dijaga serta diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Tak hanya kuliner, Aliyah juga memperkenalkan potensi wisata bahari Makassar yang memiliki sekitar 12 pulau. Salah satu pengalaman wisata yang kini menjadi daya tarik pengunjung adalah sunset sailing, yakni menikmati panorama matahari terbenam dari atas kapal pinisi sambil menyantap hidangan khas Makassar.

“Kami juga memiliki kurang lebih 12 kepulauan di Kota Makassar. Akhir-akhir ini, salah satu yang menjadi favorit tamu adalah sunset sailing, menikmati matahari terbenam dengan kapal pinisi dan kuliner yang kami siapkan di kapal,” ungkapnya.

Aliyah menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua kapal pinisi untuk mendukung pengalaman wisata tersebut. Selain itu, layanan wisata serupa juga didukung oleh pihak swasta sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan laut Makassar.

Perpaduan panorama matahari terbenam, pengalaman berlayar menggunakan kapal pinisi, dan sajian kuliner khas dinilai menjadi daya tarik yang dapat memperkaya pengalaman wisatawan selama berada di Makassar.

Melalui promosi tersebut, Pemerintah Kota Makassar ingin memperluas pengenalan potensi pariwisata daerah sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah kota lainnya dalam pengembangan dan promosi destinasi wisata.

Aliyah pun mengajak para kepala daerah dan peserta APEKSI untuk berkunjung langsung ke Makassar dan merasakan kekayaan kuliner serta keindahan wisata baharinya.

“Kami siap menantikan kehadiran Bapak dan Ibu di Makassar. Mudah-mudahan, melalui pertemuan ini, kita bisa semakin mempererat silaturahmi, membangun kolaborasi, dan saling mempromosikan potensi yang dimiliki masing-masing kota,” tuturnya.

Partisipasi Pemerintah Kota Makassar dalam APEKSI Rembuk Kebudayaan Kota Kita Singkawang 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keunggulan daerah sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antarpemerintah kota.

Melalui pengenalan kuliner, budaya, dan wisata bahari, Makassar diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata beragam, mulai dari menikmati makanan khas hingga menjelajahi pesona laut menggunakan kapal pinisi.

Langkah promosi ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya agar tetap dikenal lintas generasi, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan pariwisata yang melibatkan berbagai potensi lokal.

Dalam kegiatan tersebut, Aliyah didampingi Sekretaris Dinas Kebudayaan Makassar Sri Wahyuli Malik, Analis Kebijakan Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar Erwin Kusuma, Staf Pengadministrasi Perkantoran Bappeda Kota Makassar Irene Natalia Ismail, Kepala Bidang Pendidikan dan Penyuluhan Dinas Koperasi Kota Makassar Amirai HM, Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Koperasi Kota Makassar Soraya Nurjanah, serta Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Informatika, dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Makassar Abdullah.

Penulis : Reza

 Komentar