Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel Siapkan Rp10 Miliar untuk Masjid Asrama Haji, UMKM Dibidik Masuk Ekosistem Haji dan Umrah

Awal Febri
Awal Febri

Sabtu, 17 Oktober 2026 22:37

Gubernur Sulsel Siapkan Rp10 Miliar untuk Masjid Asrama Haji, UMKM Dibidik Masuk Ekosistem Haji dan Umrah

GOWA, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan Rp10 miliar untuk pembangunan masjid di Asrama Haji serta menyiapkan lahan seluas 3.000 meter persegi untuk pembangunan kantor wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan.

Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri Sulsel Expo 2026 UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah bertajuk Sinergi Membangun Ekosistem UMKM Haji dan Umrah yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan di Taman Hasanuddin, Kabupaten Gowa, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Penjabat Sekda Sulsel Andi Winarno Eka Putra,

Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah undangan lainnya.

Andi Sudirman mengatakan, dukungan pembangunan fasilitas keagamaan dan penyediaan lahan kantor merupakan bagian dari upaya memperkuat pelayanan haji dan umrah di Sulawesi Selatan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Haji dan Umrah RI atas pelaksanaan kegiatan tersebut di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, Sulsel memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan ekosistem haji dan umrah di kawasan Indonesia Timur.

Potensi itu ditopang oleh besarnya jumlah jemaah asal Sulawesi Selatan serta peluang ekonomi yang dapat dikembangkan untuk mendukung kebutuhan mereka.

Salah satu peluang yang ingin didorong adalah keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam penyediaan produk bagi jemaah, termasuk makanan khas daerah yang berpotensi dipasarkan untuk kebutuhan di Tanah Suci.

“Kita berharap ke depan ada peluang bagi pelaku UMKM Sulsel untuk mengambil bagian dalam ekosistem haji dan umrah di Tanah Suci,” ujarnya.

Andi Sudirman menilai, keterlibatan UMKM dalam ekosistem haji dan umrah dapat membuka pasar yang lebih luas bagi produk unggulan Sulawesi Selatan.

Selain memperluas pemasaran, peluang tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan hal itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha agar produk UMKM Sulsel memiliki kesempatan masuk ke dalam rantai pasok kebutuhan haji dan umrah.

Menurutnya, pengembangan ekosistem tersebut perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada jemaah. Dengan demikian, penyelenggaraan haji dan umrah tidak hanya berorientasi pada pelayanan ibadah, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi daerah.

Gubernur Sulsel juga mendoakan agar Menteri Haji dan Umrah RI senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah, serta penyelenggaraan ibadah haji dan umrah ke depan berlangsung dengan baik.

“Insya Allah, melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, kita berharap pelayanan jemaah semakin baik dan UMKM Sulsel semakin berdaya saing,” tuturnya.

Melalui Sulsel Expo 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berharap penguatan fasilitas pelayanan haji dan umrah dapat berjalan seiring dengan terbukanya peluang bagi produk lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Penulis : Anti

 Komentar