
MAKASSAR, Trotoar.id — Kabar baik bagi pencari kerja di Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menghadirkan 1.230 lowongan kerja dari 30 perusahaan dalam ajang Job Fair Sulsel 2026.
Kegiatan yang berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Lapangan Hasanuddin, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, ini menjadi salah satu upaya Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman untuk memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja.
Bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan, bursa kerja tersebut mempertemukan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Jayadi Nas, mengatakan kehadiran puluhan perusahaan diharapkan memudahkan pencari kerja memperoleh informasi lowongan sekaligus berkomunikasi langsung dengan calon pemberi kerja.
“Kehadiran puluhan perusahaan diharapkan memudahkan pencari kerja memperoleh informasi lowongan sekaligus membuka kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan calon pemberi kerja,” ujar Jayadi.
Berdasarkan laporan panitia pelaksana, sebanyak 30 perusahaan berpartisipasi dengan menyediakan sekitar 1.230 lowongan kerja. Kesempatan tersebut membuka ruang bagi masyarakat untuk mengikuti proses rekrutmen melalui fasilitasi pemerintah daerah.
Menurut Jayadi, bursa kerja merupakan salah satu instrumen pelayanan ketenagakerjaan yang mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.

“Bursa kerja menjadi salah satu instrumen pelayanan ketenagakerjaan yang dapat memperpendek jarak antara kebutuhan perusahaan dan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, perusahaan dapat menyampaikan kebutuhan tenaga kerja sekaligus menjaring kandidat sesuai kualifikasi yang dibutuhkan. Sementara itu, pencari kerja memperoleh akses terhadap informasi pekerjaan dari berbagai perusahaan dalam satu lokasi.
Fasilitasi Rekrutmen dan Konsultasi Karier
Job Fair Sulsel 2026 tidak hanya menghadirkan informasi lowongan kerja. Para pencari kerja juga berkesempatan bertemu langsung dengan perwakilan bagian sumber daya manusia atau human resources department (HRD) perusahaan, mengikuti wawancara langsung (walk-in interview), serta memanfaatkan layanan konsultasi karier yang tersedia di lokasi.
Fasilitas tersebut diharapkan membantu pencari kerja memahami kebutuhan perusahaan dan mempersiapkan diri menghadapi proses seleksi.
Bagi perusahaan, interaksi langsung dengan pelamar dapat membantu proses penjaringan kandidat yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing bidang usaha.
Meski demikian, manfaat bursa kerja tidak hanya diukur dari jumlah perusahaan yang berpartisipasi atau banyaknya lowongan yang ditawarkan. Tingkat keterisian lowongan dan jumlah pencari kerja yang berhasil ditempatkan juga menjadi indikator penting untuk melihat dampak kegiatan terhadap penyerapan tenaga kerja.
Karena itu, tindak lanjut setelah pelaksanaan Job Fair menjadi bagian penting dalam mengevaluasi efektivitas program, mulai dari jumlah pelamar, kandidat yang memenuhi kualifikasi, hingga mereka yang akhirnya diterima bekerja.
Dorong Akses Kerja bagi Masyarakat
Penyelenggaraan Job Fair Sulsel 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas pelayanan ketenagakerjaan sekaligus mendukung penurunan tingkat pengangguran terbuka di Sulawesi Selatan.
Upaya tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya terkait penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Namun, penyediaan lowongan kerja perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Kesesuaian keterampilan pencari kerja dengan kebutuhan industri menjadi salah satu faktor penting agar proses rekrutmen dapat berujung pada penempatan kerja yang efektif.
Melalui bursa kerja ini, pemerintah daerah berharap masyarakat memperoleh akses informasi pekerjaan yang lebih luas, sedangkan perusahaan mendapatkan kesempatan menjaring tenaga kerja sesuai kebutuhan.
Bagi pencari kerja yang berminat, pendaftaran dapat dilakukan dengan memindai kode QR yang tercantum pada pamflet resmi kegiatan. Peserta juga diimbau menyiapkan dan membawa daftar riwayat hidup atau curriculum vitae (CV) untuk mendukung proses rekrutmen.
Dengan melibatkan 30 perusahaan dan menyediakan sekitar 1.230 lowongan kerja, Job Fair Sulsel 2026 diharapkan menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia usaha, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi dan kebutuhan industri. (*)

