Pemda Bulukumba

Viral Bayi Nakla, Pemkab Bulukumba Pastikan Perhatian dan Pendampingan bagi Keluarga

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 22 Oktober 2026 16:51

Viral Bayi Nakla, Pemkab Bulukumba Pastikan Perhatian dan Pendampingan bagi Keluarga

BULUKUMBA, Trotoar.id — Kondisi bayi Nakla yang tengah menjalani perawatan medis setelah mengalami sakit dan viral di media sosial mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Pemerintah setempat menyatakan telah memberikan perhatian kepada bayi tersebut dan keluarganya, termasuk melalui pelayanan Posyandu sebelum Nakla jatuh sakit.

Melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bulukumba, pemerintah menyampaikan penjelasan mengenai kondisi Nakla dan bentuk perhatian yang selama ini diberikan.

Penjelasan tersebut disampaikan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai kondisi bayi tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, mengatakan pemerintah setempat bersama kader Posyandu telah memberikan perhatian kepada Nakla dan keluarganya.

Nakla selama ini diasuh oleh neneknya, Raniah, setelah ibu bayi tersebut meninggal dunia 10 hari setelah melahirkan. Sementara itu, ayah Nakla diketahui bekerja di luar daerah.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, Raniah sehari-hari bekerja di sektor informal, antara lain mencari kerang dan rumput laut serta menjadi buruh tani saat musim panen.

Baca Juga  Bank Indonesia Gelar Diseminasi Hasil Kajian Strategi Pemulihan Sektor Pariwisata Unggulan di Bulukumba

Namun, kondisi kesehatan Nakla kemudian memburuk. Berdasarkan keterangan neneknya, bayi tersebut mulai sakit sekitar 10 hari sebelum dibawa ke rumah sakit.

Selama periode itu, Nakla mengalami kesulitan menerima asupan susu maupun makanan, serta sempat mengalami demam dan kejang di rumah.

Neneknya juga menyampaikan informasi mengenai riwayat Nakla yang pernah terjatuh.

Kondisi tersebut, ditambah keterbatasan keluarga, membuat bayi itu belum segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Informasi mengenai kondisi Nakla kemudian diketahui pihak lain setelah anggota keluarga menyampaikannya kepada relawan.

Pada Selasa malam, 20 Oktober 2026, Nakla akhirnya dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja, Bulukumba, untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi awal yang disampaikan pemerintah, Nakla mengalami demam, memiliki riwayat kejang, serta mengalami infeksi saluran pernapasan.

Bayi tersebut kini mendapatkan penanganan dokter spesialis anak dan menjalani perawatan oleh tenaga medis.

Andi Ayatullah Ahmad menjelaskan, sebelum mengalami sakit, Nakla telah mendapatkan pelayanan Posyandu secara berkala. Neneknya juga tercatat sebagai penerima bantuan pangan dari pemerintah.

Baca Juga  Bupati Bulukumba Lepas 20 Mahasiswa Penerima Beasiswa KIP

“Pemerintah setempat, khususnya Kelurahan Loka bersama kader Posyandu, telah memberikan perhatian kepada bayi Nakla. Sebelum mengalami sakit, Nakla juga telah mendapatkan pelayanan Posyandu secara berkala,” ungkap Andi Ayatullah.

Meski demikian, peristiwa yang dialami Nakla menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap kelompok rentan perlu terus diperkuat.

Pemantauan kondisi keluarga, komunikasi dengan lingkungan sekitar, serta koordinasi antara pemerintah setempat, kader Posyandu, dan tenaga kesehatan dinilai penting agar warga yang membutuhkan pertolongan dapat segera teridentifikasi.

Saat ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama sejumlah relawan di Bulukumba juga telah memberikan bantuan kepada Nakla dan keluarganya untuk meringankan beban hidup mereka.

Pemerintah berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membantu keluarga Nakla melewati masa sulit, terutama selama bayi tersebut menjalani perawatan medis.

Pemkab Bulukumba menyebutkan, saat ini terdapat 606 Posyandu Era Baru yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten. Keberadaan Posyandu menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pelayanan dasar, khususnya bagi ibu dan anak.

Baca Juga  Walkot Makassar Instruksikan Camat hingga RT/RW Antisipasi Virus Omicron

Posyandu berperan dalam pemantauan tumbuh kembang anak, pelayanan kesehatan ibu dan anak, edukasi kesehatan keluarga, serta deteksi dini terhadap kondisi yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Melalui sinergi kader Posyandu, pemerintah desa dan kelurahan, serta tenaga kesehatan, pemerintah daerah terus mendorong agar pelayanan kesehatan dasar dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk keluarga yang menghadapi keterbatasan sosial dan ekonomi.

Andi Ayatullah juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Jika menemukan bayi, anak-anak, atau warga lain yang membutuhkan pertolongan, masyarakat diharapkan segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat, kader Posyandu, atau petugas kesehatan.

“Fokus kita saat ini adalah memastikan Nakla mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan, termasuk membantu pengurusan BPJS Kesehatan melalui skema bantuan pemerintah,” ujarnya.

Ia menegaskan, penanganan terhadap Nakla harus menjadi perhatian bersama. Kolaborasi antara keluarga, masyarakat, pemerintah, dan tenaga kesehatan diharapkan dapat memastikan warga yang membutuhkan pertolongan memperoleh layanan secara cepat dan tepat. (*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah22 Oktober 2026 16:51
Viral Bayi Nakla, Pemkab Bulukumba Pastikan Perhatian dan Pendampingan bagi Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya Pemerintah Kota Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan berbuah penghargaan. Kota Makassar ...
Politik22 Oktober 2026 12:37
AMPI Sulsel Rekomendasikan Andi Nurhaldin NH Maju sebagai Ketua Golkar Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinamika menuju pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mengemuka. DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (...
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...