Ilustrasi politik uang. FOTO: JP
TROTOAR.ID, Makassar – Kasus politik uang dalam pemilihan kepala daerah, makin serius. Pasalnya pihak kepolisian telah menahan dan menetapkan pria berinisial AS (46) sebagai tersangka kasus politik. Kamis (3/12/2020).
“Sudah kami tahan pelakunya, sebagai tersangka. Untuk tersangka lain masih kosong atau belum ada,” kata Kapolres Bulukumba, Gany Alamsyah Hatta kepada Jurnalis Trotoar. Minggu, (6/12/2020).
Hal ini berdasar pada laporan polisi: LP/521/XII/2020/SPKT RES BLK, tanggal 03 Desember 2020 tentang tindak pidana pemilihan bupati dan wakil bupati dengan jalan menjanjikan atau memberikan uang sebagai imbalan.
Tersangka AS merupakan Kordinator Desa (Kordes) Tim Pemenangan paslon nomor urut 4 di Desa Balibo, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba.
Dalam surat penahanan, AS diduga kuat melanggar pasal 187A ayat 1 juncto pasal 73 ayat 4 Undang-undang nomor 10 tahun 2016.
Dilansir dari Fajar, Kepolisian juga bakal memeriksa 10 nama yang tercantum dalam SK tim pemenangan paslon urut 4 Paslon Bupati Bulukumba, sehingga memungkinkan akan menyasar Ketua Tim, para kordinator dan aktor intelektual yang terlibat. (Al/Lt)
BARRU, TROTOR.ID — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru menggelar orientasi pengurus PMI kecamatan se-Kabupaten…
BARRUTROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mencatat capaian membanggakan di bidang pelestarian budaya dengan mengusulkan 11…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Bulukumba, Edy Manaf, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Andi Iwan…
BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha,…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga…