Ini Alasan Suzanna Sebut NH Pemimpin ‘Jaman Now’

Suriadi
Suriadi

Jumat, 24 November 2017 18:38

Ini Alasan Suzanna Sebut NH Pemimpin ‘Jaman Now’

 

Trotoar.id, Makassar — Keputusan Nurdin Halid (NH) untuk mengabdi di Sulsel menuai simpati dan pujian dari berbagai pihak. NH dinilai telah menunjukkan komitmen dan teladan kepemimpinan dengan tidak memburu kekuasan di level nasional meski memiliki peluang besar menggapainya.

NH diketahui berkesempatan besar menahkodai Golkar seiring kasus yang menjerat Setya Novanto. Meski demikian, ia memilih meneruskan perjuangannya bersama Aziz Qahhar Mudzakkar pada Pilgub Sulsel 2018. Janji membangun kampung kepada masyarakat Sulsel yang membuatnya bertahan.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Suzanna Kaharuddin, menyatakkan figur pemimpin seperti NH sudah jarang ditemui di Tanah Air. Tatkala kebanyakan orang mengejar kekuasaan, NH malah memilih mengabdi ke kampung halamannya meski harus ‘turun kasta’.

“Kalau bahasa kekiniannya, NH ini pemimpin jaman now. Nilai pengabdiannya keren sekali,” kata Suzanna, saat dihubungi Jumat, 24 November.

“NH telah membuktikan komitmen membangun Sulsel Baru sekaligus menunjukkan keteladanan kepemimpinan. NH bukanlah orang ambisius, jadi tak heran meski ada peluang besar memimpin Golkar, ia memilih mengabdi ke kampung halamannya,” sambungnya.

Menurut Suzanna, pilihan PKPI mendukung NH bersama Aziz Qahhar Mudzakkar pun dilandasi ketokohan mereka. Sedari awal, pihaknya sangat yakin hanya NH-Aziz yang paling mampu membawa Sulsel menjadi lebih makmur dan sejahtera. Pertimbangannya, mereka adalah tokoh nasional yang memang tidak lagi mengejar kekuasaan.

“Kolobarasi NH-Aziz dengan konsep ekonomi kerakyatan paling layak memimpin Sulsel. Terlebih lagi, mereka ini tokoh nasional yang memiliki jaringan kuat dan luas. Semisal NH yang merupakaan Ketua Harian DPP Golkar, Ketua Dekopin dan Wakil Presiden ICA Asia Pasific, tentu tidak diragukan bisa membawa investor untuk Sulsel.”

NH sendiri secara jelas dan tegas telah menyatakan komitmennya mewujudkan Sulsel Baru. Ketua Harian DPP Golkar itu menegaskan tidak akan mundur dari pencalonannya pada Pilgub Sulsel, apapun yang terjadi di kepengurusan Golkar.

NH juga menyampaikan sedari awal dirinya tidak memiliki ambisi untuk menjadi penguasa. Karena itu pula, ia rela ‘turun kasta’ dengan maju bertarung pada Pilgub Sulsel ketimbang merebut posisi Ketua Umum Golkar. Bersama Aziz, niatnya murni untuk mengabdi mengatasi berbagai permasalahan klasik di Sulsel. (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Agustus 2026 22:56
Maulid KKDB, Appi Tekankan Pendidikan Adab Harus Dimulai dari Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menekankan pentingnya memperkuat pendidikan adab dan karakter anak sejak dari lingkungan ...
Metro30 Agustus 2026 22:52
Resmikan Masjid Maradekaya, Appi Minta Masjid Tak Sekadar Megah tapi Harus Ramai dan Jadi Pusat Pembinaan Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta Masjid Maradekaya tidak berhenti sebagai bangunan ibadah yang megah, tetapi bena...
Politik30 Agustus 2026 14:03
Nama Diusulkan Jadi Bendahara Golkar Sulsel, Amirullah Serahkan Keputusan ke DPP
MAKASSAR, Trotoar.id — Amirullah Nur Saenong menyerahkan sepenuhnya kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar terkait kemungkinan dirinya dipe...
Politik30 Agustus 2026 13:36
NasDem Sulsel Bidik 24 Kursi di Pemilu Mendatang, Kader Nyaleg Lewat Partai Lain Diancam Dipecat
MAKASSAR, Trotoar.id — Partai NasDem Sulawesi Selatan memasang target lebih tinggi untuk pemilu mendatang. Setelah meraih 17 kursi DPRD hasil Pemilu...