Adapun pohon yang ditanam terdiri dari 5.000 pohon mahoni, 5.000 gemilina, dan suren sebanyak 10.000 pohon. Penanaman tersebut juga melibatkan masyarakat setempat.
Penanggungjawab Aksi Nyata Bantaeng, Rizal, mengatakan, masyarakat sangat antusias melakukan penanaman pohon tersebut. Salah satu titik yang dijadikan lokasi penanaman adalah Lingkungan Tannialo, Kelurahan Bonto Jaya, Kecamatan Bissappu.
“Para petani sangat berterima kasih kepada Ibu Indira Chunda Thita Syahrul atas bantuannya, yang akan menjadikan wilayah kami hijau dan subur. Apalagi, jenis kayu ini terbilang mahal di pasaran karena kayunya masuk kayu kelas dua,” terangnya.
Sementara, salah satu tokoh masyarakat Tannialo, H Sodding, mengatakan, generasi ke depan tidak akan susah lagi membeli kayu jika ingin membangun rumah kedepan. Jika dihitung-hitung, untuk membangun rumah minimal harus menyiapkan Rp 50 juta untuk membeli kayu.
“Ini juga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, karena kayunya mahal di pasaran,” imbuhnya. (*)
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…
This website uses cookies.