TROTOAR.ID, MAKASSAR — Juru bicara Nurdin Halid – Aziz Qahhar Mudzakkar ( NH – Aziz ) , Muhammad Natsir , angkat bicara ihwal tudingan bahwa program pasangan nomor urut satu tidak produktif dan tidak rasional.
Kata Natsir , hanya orang yang berpikiran dangkal yang berpendapat demikian. Orang itu tidak mengetahui rekam jejak dan latar belakang NH -Aziz sebagai tokoh dengan jaringan nasional , bahkan internasional.
“ Kalau ada yang bilang program NH – Aziz tidak produktif dan rasional , itu orang yang berpikiran dangkal dan tidak tahu latar belakang NH – Aziz . Ya tidak usahlah kita ributkan itu , kita maklumi saja karena orang itu tidak paham atau gagal paham , ” kata Natsir , Jumat , 16 Maret.
Baca Juga :
Pernyataan program NH – Aziz tidak produktif dan rasional dilontarkan oleh Ketua Umum Jaringan Pemuda Ichsan ( JPI ) , Adil Sulkifli. Ia mempertanyakan program membuat lapangan sepak bola bertaraf internasional tidak produktif dan sulit mencarikan anggaran . Ia juga khawatir program NH – Aziz membebani APBD Sulsel yang sebenarnya sangat terbatas.
“ Kan sangat jelas gagal pahamnya orang itu dalam menganalisa program NH – Aziz , dia bilang pengadaan lapangan sepak bola internasional tidak produktif dan tanyakan dari mana anggarannya, padahal program itu banyak sekali manfaatnya .
Mulai menjaring bibit pemain andal juga menjadi tempat refreshing, tempat berkumpul teman dan keluarga. Itu menghidupkan budaya kebersamaan dan gotong royong , ” jelasnya .
Soal anggaran untuk program NH – Aziz , Natsir menegaskan sedari awal pasangan tegas , merakyat dan religius tidak pernah mau membebani APBD. Jaringan NH – Aziz di pentas nasional dan internasional akan digunakan untuk menarik APBN dan mendatangkan investor . Lalu , khusus untuk program pengadaan sepak bola , ia menyebut tidak butuh anggaran besar dan sangat memungkinkan untuk direalisasikan.
“ NH – Aziz memiliki komitmen untuk melejitkan APBD Sulsel . Di samping itu realisasi program tidak melulu bertumpu pada APBD, makanya itu Sulsel butuh pemimpin dengan jaringan nasional . Seperti yang akan dilakukan NH – Aziz yakni menarik APBN dan mendatangkan investor .
“ Kalau untuk program lapangan sepak bola bertaraf internasional ya bukan perkara sulit . Anggarannya tidak seberapa dibandingkan CPI dan manfaatnya lebih riil ke masyarakat, ” sambung Natsir .
NH sendiri telah merasionalisasikan anggaran program lapangan sepak bola bertaraf internasional . Ia menegaskan anggaran program itu sudah diperhitungkan dengan cermat . Cibiran berbagai pihak siap dijawabnya bersama Aziz bila kelak diberikan amanah memimpin Sulsel.
NHmenegaskan tidaklah sulit menghadirkan lapangan sepak bola bertaraf internasional di setiap kecamatan . Toh , hampir di semua kecamatan sudah ada lapangan sepak bola sehingga tinggal merevitalisasi .
“ Kalau soal anggaran berkisar Rp300 juta hingga Rp500 juta . Dengan total kecamatan mencapai 307 , maka total dibutuhkan sekitar Rp 250 miliar lebih. Realisasi pengerjaannya dibagi dalam lima tahun masa kerja sehingga anggarannya tidak terlalu besar , ” terang mantan Ketua PSSI itu .
NH memastikan program lapangan sepak bola internasional itu lebih murah dan bermanfaat dibandingkan proyek ambisius reklamasi pantai Center Point of Indonesia oleh Pemprov Sulsel.
“ Anggaran untuk membenahi lapangan sepak bola ini tidak ada apa – apanya. Lebih besar bangun CPI . Tapi, ini ( lapangan sepak bola ) pastinya akan lebih dinikmati oleh seluruh masyarakat , ” pungkasnya. (*)




Komentar