“Ruang interaksi itu tercipta melalui organisasi. Kalau pemuda hanya berada di dalam kamar sambil main gadget, maka berpotensi akan melahirkan sikap apatis. Kalau semua pemuda bersikap apatis, maka bangsa ini bisa terancam,” kata Ilham Azikin di sekretariat KNPI Bantaeng, Sabtu, 23 Maret.
Ilham Azikin diundang khusus oleh KNPI untuk menjadi pembicara dalam diskusi kepemudaan. Mantan ketua KNPI Sulsel ini berbicara tentang upaya mengokohkan nalar kebangsaan pelajar di Bantaeng.
Ilham Azikin mengatakan, KNPI adalah salah satu ruang interaksi yang baik untuk pemuda. Dia menganggap KNPI adalah Indonesia dalam skala kecil.
“Karena di KNPI ini semua warna ada di dalamnya. Jika ingin mengokohkan bangsa, bisa dimulai dari ruang interaksi yang diciptakan di KNPI ini,” jelas dia.
Dia menambahkan, pemuda harus senantiasa bisa membaca ancaman dan tantangan terhadap kebangsaan saat ini. Bagi dia, tantangan pemuda setiap zaman selalu berbeda-beda. Pemuda juga harus bisa meramu tantangan dan ancaman itu untuk menjadi kekuatan.
“Misalnya pemuda mengubah ancaman teknologi menjadi kekuatan yang menguntungkan banyak orang. Seperti media sosial, facebook atau media sosial lainnya,” jelas dia.
Bagi dia, berorganisasi juga adalah bagian sebuah proses kepemimpinan. Harapannya, tidak ada pemimpin yang lahir tanpa melalui proses organisasi. Kondisi itu berpotensi memunculkan sikap pragmatis seorang pemimpin.
“Harapan kita, tidak ada pemimpin yang jatuh dari langit. Tidak ada pemimpin yang lahir secara instan. Sebaik-baiknya pemimpin adalah dia yang pernah berorganisasi semisal KNPI,” jelas doktor pemerintahan ini.
Dalam diskusi itu, sejumlah pelajar terlihat antusias mengajukan pendapatnya. “Bagi saya perlu mengetahui bagaimana cara menjalin interaksi kepemudaan dengan baik. Menurut saya, pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan,” kata salah seorang pelajar Bantaeng, Nur Isfah.
Sekretaris Bidang Kader dan Organisasi KNPI Bantaeng, Muh Ramli mengatakan, diskusi itu digelar untuk memberikan penguatan kepada pelajar di Bantaeng. Pelajar yang hadir adalah perwakilan dari semua OSIS yang ada di Bantaeng.
“Setiap sekolah diwakili oleh dua orang,” jelas dia.
Usai diskusi, Ilham Azikin juga terlihat berbincang santai dengan sejumlah pengurus KNPI Bantaeng. Dia duduk bersama pengurus di teras sekretariat KNPI. Di dekatnya, juga hadir ketua KNPI Bantaeng, Agustiawan.(*)
JAKARTA, TROTOAR.ID — Skandal besar mengguncang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejaksaan Agung resmi menahan…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) bersama FamFresh Industries menggelar workshop bertajuk Membangun…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Gubernur Sulsel, Andi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan inovasi berbasis teknologi melalui program “Makassar Virtual Run”,…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru bersama Kodim 1405/Parepare menggelar sosialisasi persiapan lahan untuk pembangunan…
JAKARTA, Trotoar.id — Kejaksaan Agung resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana,…
This website uses cookies.