TROTOAR,ID, PINRANG — Kehadiran Menteri Sosial Idrus Marham di Kabupaten Pinrang dalam rangka kunjungan kerja kenegaraan membagikan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di tiga kecamatan tak mendapat respon positif dari Bupati Pinrang Aslam Patonangi dan jajarannya.
Malahan cuma Wakil Bupati Pinrang Darwis Bastama yang terlihat mendampingi menteri sosial dalam kunjungan kerjanya. Bahkan saat meteri sosial dijamu makan siang pun dirumah dinas Bupati Pinrang dijalan Bau Massepe sosok bupati dua periodetersebut tak kunjung nampak terlihat dihadapan menteri sosial.
Bukan cuma bupati yang terkesan “memboikot” kegiatan kenegaraan menteri sosial, namun para camat ditiga lokasi, Duampanua, Mattiro Sompe dan Patampanua, juga tak nampak terlihat di lokasi penyerahan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pula tak terlihat hadir dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga :
Hal inilah yang membuat sejumlah kalangan mempertanyakan sikap Bupati dan jajarannya, menurut sejumlah kalangan, kegiatan penyerahan bantuan yang dilakukan Pemerintah melalui kementrian sosial, sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap warga kurang mampu di kabupaten Pinrang
Salah satu tokoh pemuda, Maulana kepada media mengungkapkan sangat meyayangkan sikap bupati dan jajarannya yang terlihat kenaka-kanakan, bahkan ketidak hadirian bupati pinrang
dalam kegiatan kementrian sosial. menimbulkan spekulasi yang akan merugikan secara umum kabupaten Pinrang.
“Kami heran seorang bupati memiliki sikap “apatis” seperti ini, harusnya bupati dapat menunjukkan sikap profesionalismenya dihadapan ribuan masyarakat kabupaten Pinrang yang menerima bantuan, termasuk saat pak Mensos dijamu makan siang dirumah jabatan bupati, bupati dua periode tersbeut pun tak kunjung nampak terlihat,” kata Maulana Aktivis Mahasiswa Kabupaten Pinrang
Menurutnya kegiatan menteri sosial di kabupaten Pinrang, merupakan bagian dari kegiatan kenegaraan, yang seharusnya pemerintah daerah (bupati) sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat bisa memberikan sikap profesionalnya di hadapa ribuan warga kurang mampu.
Diketahui kehadiran menteri sosial dikabupaten pinrang dalam rangka menyalurkan bantuan kepada warga kurang mampu, dan juga sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat yang harus didukung oleh pemda, bukan dengan cara seperti ini,
“ini adalah sikap yabg tidak menunjukkan keseriusan pemda dalam menekan angka kemiskinan di kabupaten Pinrang,”ungkapnya
Bukan cuma tokoh pemuda yang mempertanyakan ketidak hadiran Bupati Pinrang, namun sejumlah kan tokoh masyarakat ditiga kecamatan juga angkat bicara, dia menilai sikap bupati tidak seharusnya di tunjukkan, meskipun ada perhelatan politik, namun hal itu bisa dipisahkan.
“Apakah ini sikap seorang pemerintah yang patut dijadikan panutan atau bagaimana, kami heran kenapa pemerintah daerah bisa bersikap seperti ini, meskipun ada momentum politik, tak seharuanya bupati bersikap seperti ini,”Kata Puang Makka salah tokoh masyarakat Mattiro Sompe



Komentar