Pemanggilan yang dilakukan BAwaslu Sulsel untuk menkalrifikasi, mengenai sikap dan apa yangmendasari sehingga KPU tidak mengakomodir rekomendasi panwaslu mengenai pencalonan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi).
Ketua Bawaslu Sulsel, La Ode Arumahi mengatakan Bawaslu sudah melayangkan dua kali surat pemanggilan terhadap anggota KPUD Makassar untuk memberikan kalrifikasi
“Ini cuyma klarifikasi saja, dan kami juga ingin mengetahui secara pasti terkait sikap KPU Makassar atas polemik pemilukada Kota Makassar,” Ungkap Laode Aru Mahi Senin (21/5/2018)
Sementara di waktu nyang tidak lama, tiga anggota KPUD Kota Makssar Mansyur Abdullah Andi Syaifuddin dan Wahid Hasyim memenuhi penggilan Bawaslu untuk melakukan klarifikasi
Ketiganya langsung menuju lantai dua dan memasuki ruangan pemeriksaan, yang berlangsung secara tertutup, seperti diketahui KPU Makassar dipanggil untuk dimintai klarifikasi terkait tidak menjalankan putusan Panwaslu yang memerintahkan KPU untuk memasukan kembali DIAmi sebagai calon wali kota Makassar.
Turut hadir kuasa hukum DIAmi, Yusuf Gunco (Yugo), dia terlihat datang sendiri tanpa didampingi tim hukum lainnya dan Yugo mengikuti rapat tertutup antara Bawaslu dan KPU Makassar.
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri peresmian sekaligus uji pengaliran Jaringan…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi Koperasi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar untuk pertama kalinya terlibat langsung dalam penyelenggaraan Makassar International…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk membangun…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Rahman Pina, menerima kunjungan konsultasi Alat…
BELOPA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo…
This website uses cookies.