TROTOAR.ID, MAKASSAR — Mantan gubernur Sulawesi Selatan (SYL) Syahrul Yasin Limpo (SYL) masuk dalam daftar cawapres mendampingi Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Berdasarkan hasil Survei Charta Politica, mantan Gubernur Sulawesi Selatan mengalahkan ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Mantan calon ketua umum partai Golkar yang kini bergabung bersama partai nasDem memiliki tingkat keterkenalan (Popularitas) Sebesar 17,3 persen dengan tingkat kesukaan 90,3 persen seperti yang dilansir https://www.partainasdem.id
Selain mengalahkan posisi ketua Umum Galkor, Kaka dari calon Gubernur Sulsel ini juga mengeser posisi ketua umum PPP M. Romahurmuziy, ketua Presiden PKS M. Sohibul Iman serta ketua umum PSI Grace Natalie.
Baca Juga :
Pengamat Politik UNHAS Azwar Hasan mengungkapkan, apa yang diraih SYL merupakan prestasi yang cukup membanggakan, dan itu baru secara personal, belum mendapat dukungan dari partai NasDem sendiri.

“Saya kira ini baru elektabilitas pribadi Pak Syahrul, ini akan melejit ketika mendapatkan dukungan penuh dari Partai NasDem.” kata Pengamat Politik Universitas Hasanuddin Makassar Azwar Hasan.
Masuknya nama Nama Syahrul YL ke NasDem dikatakan oleh Azwar bukanlah hal yang terlalu mengejutkan. SYL sebelumnya juga pernah menjabat sebagai ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia. Dan pernah memimpin Partai Golkar di tingkat provinsi.
Namun, Azwar menganggap SYL butuh dorongan dari Ketua Umum DPP Partai NasDem, Surya Paloh. SYL membutuhkan NasDem untuk bermain di kolam nasional.
“Saya kira di internal Partai NasDem cukup ketat sehingga siapapun yang mendapatkan rekomendasi maka, akan mendapatkan dorongan kuat untuk menjadi wakil presiden,” katanya. (*)




Komentar