Jubir NH-Aziz: Tak Menjiplak, ‘Kartu Sakti’ ala NH-Aziz Solusi Problematika Klasik Sulsel

Suriadi
Suriadi

Selasa, 05 Juni 2018 23:45

Jubir NH-Aziz: Tak Menjiplak, ‘Kartu Sakti’ ala NH-Aziz Solusi Problematika Klasik Sulsel
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu, Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz), mencanangkan sederet program unggulan menuju Sulsel Baru. Program itu menawarkan serangkaian layanan pro-rakyat yang sangat komplet. Nah, beragam layanan prima tersebut dirangkum dan diakses dalam wujud empat ‘kartu sakti’.

Kartu tersebut masing-masing Kartu Sulsel Baru, Kartu Anak Pintar, Kartu Anak Sehat, dan Kartu Mahasiswa Pintar. Inovasi dari program tersebut, termasuk kegunaan dari masing-masing kartu telah disosialisasikan NH-Aziz dalam setiap safari politik. Bahkan jauh hari sebelum kandidat lain ikut-ikutan mencanangkan ‘kartu sakti’.

“Kartu-kartu ini kita hadirkan sebagai jawaban atas berbagai persoalan di tengah masyarakat. Dibuat sebagai wujud program pro-kampung yang menjadi kebutuhan warga sekaligus solusi atas problematika klasik di Sulsel,” kata juru bicara NH-Aziz, Muhammad Natsir, Selasa, 5 Juni.

Secara sederhana, Natsir menjelaskan fungsi dari masing-masing ‘kartu sakti’. Kartu Sulsel Baru, ia menyebut merupakan akses bagi masyarakat mendapatkan berbagai kemudahan layanan dan program pemerintah. Di antaranya yakni layanan kesehatan gratis berbasis KTP, kredit produkti tanpa bunga dan tanpa agunan, penyaluran bibit unggul gratis, dan lain-lain.

Natsir melanjutkan Kartu Anak Pintar dan Kartu Anak Sehat dibuat khusus untuk program di bidang pendidikan. Kartu-kartu ini akan diberikan kepada siswa sekolah di kalangan kurang mampu. Masing-masing dengan isi uang tunai berkisar Rp500 ribu hingga Rp1 juta per semester.

Natsir mengatakan Kartu Anak Pintar bisa digunakan siswa berbelanja keperluan di samping seragam dan perlengkapan belajar, yang disediakan cuma-cuma oleh NH-Aziz bila kelak terpilih. Adapun Kartu Anak Sehat untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa, seperti membeli susu dan vitamin.

“Dua kartu ini dihadirkan untuk menciptakan kesetaraan dan keseimbangan di kalangan siswa. Karena saat anak orang kaya bisa minum susu setiap hari, anak orang miskin belum tentu bisa sekali seminggu. Makanya dengan kehadiran kartu ini, kebutuhan gizi anak miskin atau kurang mampu bisa lebih terjamin,” ujarnya.

Satu kartu lainnya, Kartu Mahasiswa Pintar, juga menyasar bidang pendidikan, namun di tingkat pendidikan tinggi. Pemegang kartu ini dari kalangan keluarga miskin, diberi kemudahan berupa gratis biaya kuliah dua semester awal. Adapun yang berprestasi dibantu dengan jaringan beasiswa dari berbagai sumber, baik pemerintah maupun swasta.

“Tujuannya juga sama, untuk kesetaraan bagi masyarakat Sulsel. Tidak boleh ada yang terhambat kuliah karena persoalan biaya,” pungkasnya. (***)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro05 Agustus 2026 15:33
Munafri Beberkan Progres TPA Tamangapa Capai 93 Persen, PSEL Beralih ke Skema Perpres 109 dengan Pendampingan APH
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memastikan Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat pembenahan sistem pengelolaan samp...
Daerah05 Agustus 2026 15:29
Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Bulukumba Gelar Lomba Tradisional, Gerak Jalan hingga Sepak Bola Sarung
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyiapkan berbagai kegiatan dan perlombaan untuk menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (...
Metro04 Agustus 2026 22:10
TP PKK Kota Makassar Gencarkan Edukasi ASI Eksklusif, Siapkan Generasi Sehat Sejak Masa Kehamilan
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar terus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui edukasi Air S...
Metro04 Agustus 2026 22:08
Wali Kota Munafri Hadiri Seminar Nasional KDKMP, Tegaskan Komitmen Perkuat Ekonomi Kerakyatan
MAKASSAR, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang berlangsu...