TROTOAR.ID, GOWA — Innalaillahi Wainna Ilahirajiun, kabar duka kali ini datang keluarga kerajaan Gowa, dimana Raja Gowa ke 37, Andi Maddusila Daeng Manyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II atau dikenal dengan nama Andi Maddusila mengemebuskan nafas terakhirnya di kediaman pribadinya di Perumahan Bumi Permata Hijau, Minggu (10/6/2018).
Mantan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat tersebut meninggal setelah mendapat serangan jantung kediamannya sekitar pukul 15.00 Wita. Namun sebelumnya Madusila dikabarkan sempat beberapakali mendapat perawatan medis dirumah sakit.
“Sebelum peritiwa ini almarhum sempat beberapa kali menjalani perawatan medis di rumah sakit untuk menyembuhkan penyakit yang diderita selama ini,” Ungkap Andi Baso Mahmud, salah satu keluarga Kerajaan Gowa,
Baca Juga :
Lanjut Andi Baso Mahmud, anak dari Bupati Pertama Kabupaten Gowa tersebut meninggal dunia setelah mengalami insiden terjatuh saat hendak meuju kamar Mandi.
“Awalnya itu dia jatuh. kemungkinan saat hendak ke kamar mandi,” katanya.
Akibat terjatuh, Maddusila yang sempat berselisih dengan BUpati Gowa terkait prebutan kekuasaan kerajaan mengalami luka pada bagian kepalanya.
Meski begitu, Ketua Dewan Adat Nusantara sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, penyakit jantung yang menyerangnya membuatnya harus menghembuskan nafas terakhirnya.




Komentar