Dalam aksi yang berujung keributan tersebut, massa meminta kepada Panwaslu untuk menindak lanjuti laporan temuan, suket ganda yang di keluarkan Duscapil Kabupaten Pinrang.
Namun respon masyarakat yang meminta Panwaslu bertindak sama sekali tidak digubris oleh Panwaslu, bahkan tuntutan massa yang meminta panwaslu untuk menemui mereka pun diabaikan yang mengakibatkan sejumlah massa kecewa dan akhirnya melempari kantor panwaslu Pinrang.
“Kami cuma meminta kepada ketua Panwaslu agar keluar menemui kami-kami dan memberikan penjelasan kepada kami, terkait laporan yang kami sampaikan,” Kata Solihin
Dalam kesempatan tersebut, Solihin juga menjelaskan Ketua Panwaslu seharusnya memberikan penjelrasan terkait perkembangan laporan, khususnya temuan suket ganda yang terjadi pada pemilihan kepala daerah beberapa waktu lalu.
“Kita tidak akan meninggalkan tempat ini kalau tidak ada keterangan resmi dari ketua (Panwaslu),” bebernya.
ksi ini terkait adanya suke yang ditemukan terlalu banyak, padahal penyelenggara hanya mengeluarlan 9.000 suket dan pada saat pencoblosan ditemukan ada 14 ribu suket.
Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori…
Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 melalui…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru bergerak cepat memperbaiki ruas Jalan Lawampang, Kecamatan Balusu hingga…
BARRU, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika…
This website uses cookies.