Iqram sapaan akrab pemuda ini kepada trotoar.id , Jum’at (27/07/2018) meminta kepada pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros untuk tidak menyumbunyikan oknumnya yang telah memukul salah satu aktivis anti korupsi pasca aksi unjuk rasa yang terjadi di depan kantor Kejari Kemarin.
Pemuda gagah ini mengungkapkan bahwa Kejari tidak memberikan konfirmasi mengenai pelaku yang memukul tersebut.
Bahkan saat aksi susulan yang dilaksanakan oleh Aktivis Mahasiswa Anti Korupsi siang tadi, (27/07) tidak ada konfirmasi yang diberikan oleh pihak kejaksaaan.
” Kami tentu berharap bahwa Kejari mengungkap pelaku yang telah memukul teman kami ” harap Iqram.
Dirinya sendiri yang menjadi saksi pemukulan tersebut , melihat reaksi perwakilan kejaksaan yang tidak dapat memberikan keterangan, memandang kejaksaan maros seolah-olah melindungi oknum kejaksaan tersebu. (Abadi)
LUWU, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu terus memperkuat tata kelola pemerintahan melalui penataan organisasi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Sekretariat DPRD Sulawesi Selatan mengusulkan pelaksanaan lelang tender untuk pembongkaran Gedung Utama…
JAKARTA, TROTOAR.ID— Dua pejuang lingkungan asal Sulawesi Selatan berhasil meraih Penghargaan Kalpataru 2026, yang merupakan…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) Sulawesi Selatan tingkat provinsi,…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba meluncurkan program donor darah rutin setiap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Kepulauan Sangkarrang…