“Kami mempersilahkan pak Roem untuk mundur sebagai ketua harian, lagian posisi ketua Harian tidak begitu strategis,” Kata Nurdin Halid.
Mantan calon Gubernur Sulsel ini mengaku, meski ditinggal pergi ketua Harian Golkar, menurutnya itu merupakan hal biasa, meskipun diakuinya putusan MK yang meminta Balon Anggota DPD mundur dari jabatan partai politik, belum tertuang dalam PKPU.
“Sekarang kan putusan MK belum terakomodir dalam PKPU, yang mengatur pengurus parpol harus mundur jika maju sebagai Balon DPD,” Tambahnya
Meski diakuinya partai Golkar Sulsel akan menggelar Musyawarah daerah usia pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang, atau 8 bulan kedepan sehingga meski ditinggal ketua harian tidak menjadi soal bagi partai Golkar.
Dimana dia menilia poisi ketua harian itu berdasarkan kebutuhan organisasi sehingga ada tidaknya ketua harian itu berdasarkan kebutuhan organisasi
“Ketua harian kan berdasarkan kebutuhan organisasi, apa lagi Golkar Sulsel 8 bulan kedepan akan menggelar Musda, sehingga tidak soal jika kak Roem mundur dari jabatannya di Golkar,”Ungkap Nurdin Halid (**)
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban jatuh di tebing wisata Apparalang, Desa…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan terjatuh dari tebing wisata Apparalang,…
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan melalui Komisi E akan segera…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)…
This website uses cookies.