Jabat 7 bulan Sebagai Mensos Idrus Marham Mampu Tekan Angka Kemiskinan Dibawah 10 Persen

0
78125
TROTOAR.ID, JAKARTA — Meski baru menduduki jabatannya selama 7 bulan sebagai menteri sosial Idrus Marham sejak dilantik sebagai menteri sosial mengantikan Khofifa Indar parawansa yang maju pada Pilgub Jawa Timur dan dilantik pada 17 Januari 2018 oleh Presiden Joko Widodo

Idrus Marham pada saat itu dilantik barengan dengan Moeldoko kepala Staf Kepresidenan dan Agum Gumelar sebagai dewan pertimbangan Presiden (Wantimpres).Jokowi mengatakan pilihannya menunjuk Idrus karena kecocokan.

“Ya karena cocok saja,” jawab Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018). Jokowi menjawab saat ditanya soal pertimbangan memilih Idrus.

Sebelum menjabat sebagai menteri sosial Idrus adalah Koordinator bidang hubungan antar lembaga DPP Golkar dan Sekjen Golkar dengan masa jabatan terlama.

Hari ini, Jumat (24/8), Idrus mengajukan surat pengunduran diri sebagai Mensos ke Presiden Jokowi. Alasannya, ia ingin fokus menghadapi kasus hukum yang menyeret-nyeret namanya.

“Saya sudah sampaikan ke Bapak Presiden pengunduran diri,” kata Idrus.

Selama menjabat sebagai menteri sosial sejumlah keberhasilan politisi Golkar tersebut ditorehkan utamanya kementrian yang dipimpinnya mampu menekan angka kemiskinan dan kesenjangan sosial yang terjadi ditengah- tengah kehidupan masyarakat.

Namun karena kisruh dan konflik internal Golkar jelang Munas Golkar 2019, mengakibatkan Idrus Marham tersandar dalam sebuah kasus hukum yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mendorong dirinya harus mundur dari jabatan menteri sosial yang di jabatanta selama 7 bulan lamanya.