TROTOAR.ID, JAKARTA — Ratusan Peserta Kongres Hukum Pidana Islam (HPI) yang digelar di Fakultas syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Jakarta (UINJ) di warnai dengan Walk Out sejumlah peserta Kongres yang berasal dari Kalangan Mahasiswa Perguruang tinggi Islam SNusantara.
Hal tersebut dikarenakan, para delegasi Kampus UIN merasa kecewa akan proses pelaksanaan Kongres, dimana mereka tidak dilibatkan dalam perumusan AD/ART ditambah lagi pelayanan yang sangat menggemaskan
“Kami kecewa atas sikap pelaksanaan Kongres dimana sejumlah delegasi Kampus Islam tidak dilibatkan dalam pembahasan AD/ART,,” Kata Hamidi Mahasiswa IAIN Raden Fatah seperti dalam rilis yang diterima.
Baca Juga :
Ditambahkannya sejumlah Perguruang Tinggi Isl yang menarik dari dari Kongres HPI adalah UIN Walisongo (Semarang), UIN Raden Fatah (Palembang), UIN Sunan Ampel (Surabaya), IAIN Surakarta, IAIN Jember, IAIN Pare-Pare, dan STAIS Syaikhona Kholil Bangkalan Madura.
Dia mengungkapkan jika ada kepentingan di balik kongres yang dianggao tidak sehat tersebut, sehingga dia menganggap jika Kongres HPI yang di gelar hari ini sebuah hal yang cacat prosedur
“Kami sebagai delegasi mahasiswa menganggap forum ini cacat formil serta tidak mengakui adanya forum tersebut,” Pungkasnya




Komentar