TROTOAR.ID, MAKASSAR — Belum cukup sebulan dilantik sebagai Bupati Bantaeng, nama Ilham Azikin kini telah dicatut oleh iknum dimedia sosial Facebook.

Terkait hal tersebut Humas dan Protokoler Pemkab Bantaeng meminta warga untuk tidak percaya dan berhati-hati akan modus yang akan dilakukan.
Seorang yang tidak bertanggung jawab membuat akun atas nama Ilham Azikin Solthan. Akun itu teridentifikasi menggunakan nama inisial facebook pada laman www.facebook.com/daeng.sanrejo.
- Kanita Kahfi: Pemuda Bantaeng Harus Bermimpi Tinggi dan Sambut Program Kuliah Gratis
- Ilham Azikin Janjikan Perlengkapan Sekolah Gratis Hingga SMA
- Warga Baruga Solid Dukung Ilham-Kanita, Lawan Hoaks dan Fokus pada Peningkatan SDM
- Ilham-Kanita Fokus pada Kebutuhan Disabilitas dan Pendidikan Pemuda di Kampanye Panaikang
7. Akun ini menggunakan foto Ilham Azikin mengenakan baju Korpri dengan lambang kenegaraan.
Akun palsu ini terakhir kali memposting status imbauan kepada warga. Akun itu meminta kepada seluruh warga Bantaeng untuk menghindari daerah pesisir karena tanda-tanda gempa dan tsunami sudah muncul. Status itu muncul pada Jumat, 6 Oktober 2018. Belakangan, status itu kemudian telah dihapus.
Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bantaeng, Andi Sukmawati memastikan jika akun facebook itu adalah akun palsu. Dia mengatakan, pemerintah Kabupaten Bantaeng tidak akan mengeluarkan imbauan melalui media sosial dengan akun yang tidak jelas.
“Itu adalah akun palsu. Kami curigai itu akun yang dibuat orang yang tidak bertanggung jawab,” jelas dia.
Dia meminta kepada warga untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang ada di media sosial. Menurutnya, informasi itu harus melalui proses cek dan ricek untuk memastikan kebenarannya.

Andi Sukmawati juga membeberkan akun resmi Bupati Bantaeng adalah fanpage bernama Ilham Azikin pada @ilhamsah2018. Sedangkan akun resmi Humas Pemkab Bantaeng bernama Humas Protokol Bantaeng pada laman www.facebook.com/humasprotokol.bantaeng.
“Sebaiknya warga jangan mudah percaya dengan akun-akun yang mencatut nama Bupati Bantaeng. Ada baiknya melakukan cek dan ricek untuk memastikan kebenaran informasi itu melalui Humas Pemkab Bantaeng,” jelas dia.(RLS)


