Nurdin Abdullah Harap Kawasan Transmigrasi Dapat Dukungan Infrastruktur

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 30 Oktober 2018 13:32

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
TROTOAR ID, MAKASSAR — Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, berharap kawasan transmigrasi dapat dukungan infrastruktur dan peningkatan ekonomi. Termasuk menghadirkan inovasi teknologi di daerah tersebut.

“Untuk daerah transmigrasi, harus ada inovasi teknologinya. Di bidang pertanian, salah satunya dengan komoditas pangan yang menjanjikan seperti talas Jepang (saitamo) atau bengkoang. Yang dapat menarik minat mereka bertransmigrasi dan kesejahteraan mereka turut meningkat,” kata Nurdin Abdullah, saat menerima kunjungan Direktur Jendral Pengembangan Kawasan Transmigrasi Desa, PDT Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Nurdin, di Ruang Kerja Gubernur, Senin (29/10).

Nurdin Abdullah menekankan, daerah transmigrasi juga harus diperhatikan dengan membangun infrastruktur serta perhatian dari pemerintah setempat.

“Daerah transmigrasi itu harus disinergikan kalau tidak lari-lari mereka. Yang sudah puluhan tahun sudah ngeluh soal bibit dan pupuk karena pemdanya tidak care. Makanya, kita dari provinsi mau tawarin soal jalan. Kasihan motor mereka sudah dimodifikasi sedemikian rupa,” terangnya.

Sementara, Muhammad Nurdin, mengatakan, sejumlah daerah transmigrasi di Sulsel seperti Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Kota Palopo dan sebagian Wajo, sukses dengan kelapa sawit. Saat ini pengembangan yang ada dilakukan dengan pola yang berbeda. Yakni, dengan pola kemitraan termasuk dengan pihak swasta.

“Sisa-sisa lahan transmigrasi bisa kita kerjasamakan dengan perusahaan-perusahaan, investor. Karena tanpa ada investasi, lambat berkembang. Kalau ada investasi infrastruktur cepat dan mereka membawa dana,” ujarnya.

Ia sepakat dengan Nurdin Abdullah bahwa daerah transmigrasi membutuhkan dukungan infrastruktur dan jalan. Pihaknya pun telah mengusulkan ke Menteri PUPR untuk pembangunan di Sulsel.

Selain jalan dan jembatan, yang diperlukan di daerah transmigran adalah bendung agar potensi daerah transmigrasi dapat dimanfaatkan dengan baik. Misalnya untuk lahan pertanian.

Muhammad Nurdin juga mendorong percepatan penyelesaian sertifikat konflik lahan transmigrasi. Di Sulsel ada sekira 13.000 bidang lahan yang belum tersertifikatkan. Ia pun mengintenskan rapat dengan dinas-dinas terkait.

“Untuk percepatan mudah-mudahan tahun depan sudah selesai, juga untuk lahan-lahan transmigrasi tersebut, tahun depan
selesai,” pungkasnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro05 September 2026 15:27
Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, SPAM hingga Salat Istisqa Minta Hujan
MAKASSAR, Trotoar.id— Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memilih menempuh dua jalur sekaligus menghadapi kemarau panjang dan krisis air bersih: berge...
Metro05 September 2026 15:18
Wabup Nurkanaah Serahkan Santunan untuk Dua Keluarga Korban Kebakaran di Teteaji
SIDRAP, Trotoar.id — Musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidr...
Daerah05 September 2026 15:15
BISA ORASI ke-2 Bahas Strategi Mengubah Potensi Sidrap Jadi Kekuatan Ekonomi
SIDRAP, Trotoar.id — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memiliki beragam potensi sumber daya manusia dan ekonomi. Namun, potensi tersebut belum cu...
Daerah05 September 2026 15:12
PIK-R ORYZASATIVA SNAKMA, Ruang Aman Remaja untuk Berbagi Cerita dan Menata Masa Depan
SIDRAP, Trotoar.id — Tidak semua cerita remaja mudah disampaikan. Ada persoalan yang hanya bisa dibicarakan ketika mereka merasa aman, didengar, dan...