Pemda Sidrap

PIK-R ORYZASATIVA SNAKMA, Ruang Aman Remaja untuk Berbagi Cerita dan Menata Masa Depan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Sabtu, 05 September 2026 15:12

PIK-R ORYZASATIVA SNAKMA, Ruang Aman Remaja untuk Berbagi Cerita dan Menata Masa Depan

SIDRAP, Trotoar.id — Tidak semua cerita remaja mudah disampaikan. Ada persoalan yang hanya bisa dibicarakan ketika mereka merasa aman, didengar, dan tidak dihakimi.

Di tengah fase kehidupan yang penuh perubahan itu, kehadiran ruang bagi remaja untuk berbagi cerita menjadi penting.

Bukan sekadar untuk mendapatkan informasi, tetapi juga untuk menemukan dukungan ketika menghadapi persoalan yang tidak selalu mudah mereka hadapi sendiri.

Semangat itulah yang dibangun melalui Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) ORYZASATIVA SNAKMA Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Wadah ini hadir melalui kolaborasi Balai KB Kulo, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), serta para remaja yang tergabung dalam PIK-R ORYZASATIVA SNAKMA.

PIK-R merupakan bagian dari program Generasi Berencana (GenRe) yang dikelola dari, oleh, dan untuk remaja.

Konsep tersebut membuat remaja tidak hanya ditempatkan sebagai penerima informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang sesamanya.

Di dalamnya, remaja mendapatkan berbagai informasi dan layanan konseling mengenai kesehatan reproduksi, kehidupan berkeluarga, perilaku hidup sehat, serta berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan mereka.

Salah satu fokusnya adalah pencegahan Triad KRR, yakni seks berisiko, HIV/AIDS, dan penyalahgunaan narkoba. Edukasi juga diarahkan untuk mencegah pernikahan usia anak dan mendorong remaja memiliki perencanaan kehidupan yang lebih matang.

Namun, PIK-R ORYZASATIVA SNAKMA tidak berhenti sebagai ruang edukasi.

Lebih dari itu, tempat ini berupaya menjadi ruang aman bagi remaja untuk berbicara tentang persoalan yang terkadang sulit mereka ungkapkan kepada orang lain.

Persoalan keluarga, hubungan pertemanan, tekanan lingkungan hingga kegelisahan tentang masa depan dapat menjadi bagian dari cerita yang dibawa remaja dalam proses pendampingan.

Sebab, tidak semua remaja tumbuh dalam situasi keluarga yang sama.

Ada yang harus menghadapi perubahan besar dalam kehidupan keluarganya. Perceraian orang tua, misalnya, dapat menghadirkan pergulatan emosional yang tidak selalu mudah dipahami oleh lingkungan sekitar.

Dalam situasi seperti itu, satu pesan penting terus dibangun: perubahan dalam keluarga bukan kesalahan seorang anak dan bukan alasan untuk menghentikan impiannya.

Melalui pendampingan, remaja diajak memahami bahwa keadaan yang mereka hadapi tidak menentukan seluruh masa depan mereka. Mereka tetap memiliki nilai, potensi dan kesempatan untuk menentukan jalan hidupnya.

“Keluarga bukan hanya tentang keadaan sebuah rumah, tetapi juga tentang kasih sayang, dukungan, dan orang-orang yang hadir untuk menguatkan.”

Pesan tersebut menjadi salah satu nilai yang dibangun melalui kegiatan PIK-R ORYZASATIVA SNAKMA.

Pendekatan sebaya menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Ketika seorang remaja berhadapan dengan persoalan, terkadang berbicara dengan sesama remaja menjadi langkah awal untuk membuka diri.

Dari sebuah cerita, bisa lahir pemahaman. Dari sebuah diskusi, bisa muncul keberanian mengambil keputusan. Dan dari dukungan yang tepat, seorang remaja dapat kembali melihat bahwa masa depan masih terbuka luas.

Karena itu, keberadaan PIK-R menjadi investasi sosial yang penting. Remaja tidak hanya dibekali pengetahuan untuk menghindari berbagai risiko, tetapi juga didorong memiliki kemampuan mengambil keputusan, membangun kepercayaan diri dan merencanakan kehidupan secara lebih bertanggung jawab.

PIK-R ORYZASATIVA SNAKMA ingin memastikan bahwa remaja di Kecamatan Kulo tidak berjalan sendirian menghadapi fase kehidupannya.

Sebab, setiap remaja memiliki cerita. Ada cerita yang penuh tawa, ada pula cerita yang disimpan rapat karena takut tidak dipahami.

Dan di tengah perjalanan itu, terkadang yang mereka butuhkan bukan jawaban yang panjang.

Mereka hanya membutuhkan satu ruang untuk didengarkan.

PIK-R hadir untuk menjadi ruang itu—mendengar cerita hari ini, menguatkan langkah, dan membantu remaja menyiapkan masa depan.

Penulis : Akbar

 Komentar

Berita Terbaru
Metro05 September 2026 15:27
Usaha Sambil Doa, Pemkot Makassar Kerahkan Tangki Air, SPAM hingga Salat Istisqa Minta Hujan
MAKASSAR, Trotoar.id— Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memilih menempuh dua jalur sekaligus menghadapi kemarau panjang dan krisis air bersih: berge...
Metro05 September 2026 15:18
Wabup Nurkanaah Serahkan Santunan untuk Dua Keluarga Korban Kebakaran di Teteaji
SIDRAP, Trotoar.id — Musibah kebakaran yang menghanguskan dua rumah warga di Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidr...
Daerah05 September 2026 15:15
BISA ORASI ke-2 Bahas Strategi Mengubah Potensi Sidrap Jadi Kekuatan Ekonomi
SIDRAP, Trotoar.id — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memiliki beragam potensi sumber daya manusia dan ekonomi. Namun, potensi tersebut belum cu...
Daerah04 September 2026 18:54
Air Danau Sidenreng Dialirkan ke Sawah, Upaya Sidrap Selamatkan Tanaman Padi dari Kekeringan
SIDRAP, Trotoar.id — Di tengah ancaman kekeringan, Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bergerak mencari sumber air alternatif untuk menj...