Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar
Penetapan Rivano dilakukan KPK setalah KP melakukan pemeriksaan terhada Kader Partai besutan Surya Paloh tersebut. Irvan dan kepala dinas pendidikan serta dua orang lainnya diduga memotong dana pendidikan yang diperuntukkan bagi 140 Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Dana alokasi khusus untuk pembangunan fasilitas pendidikan justru dipangkas sejak awal dengan pihak-pihak tertentu. Sehingga yang menjadi korban adalah para siswa di Cianjur,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Rabu (12/12/2018) dilansir kompas.com
Dana yang di selundupkan oleh BUpati Cianjur tersneut merupakan dana yang dialokasikan melalui DAK yang d epruntukkan untuk pembangunan sekolah dan penyediaan sarana pendidikan bagi 140 SMP di cianjur.
Berdasarkan alokasi anggaran untuk Kabupaten Cianjur pada tahun 2018 berjumlah Rp 46,8 miliar. Namun, KPK menduga bila bupati dan kepala dinas sepakat memotong DAK tersebut sebesar 14,5 persen.
Dalam kasus ini selain Bupati dan Kepala DInas yang ditetapkan sebagai tersangka tiga orang yang ikut diamankan dalam OTT tersebut kini telah ditetapkan juga sebagai tersangka mereka adalah Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Rosidin. Kemudian, Tubagus Cepy Sethiady yang merupakan kakak ipar Irvan.
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Penyembelihan hewan DAM jamaah haji asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M…
LUWU, TROTOAR.ID – Upaya penanganan kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Luwu telah dilakukan melalui…
BARRU, TROTOAR ID – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…
Jakarta, Trotoar.id – Usulan pemenuhan infrastruktur kesehatan primer Kabupaten Bulukumba telah dipaparkan di hadapan Wakil…
Makassar, Trotoar.id -- Skema pembangunan Gedung Utama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dilaporkan mengalami perubahan dari…
JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata…