Categories: NasionalPolitik

Setelah LSI, Alvara Juga Memposisikan PDIP Teratas, PSI Paling Buncit

TROTOAR.ID — Meski Pemilu sisa menyisahkan waktu kurang dari 100 hari lagi, dinamisasi posisi partai politik peserta pemilu 2019, terus berubah-ubah, bahkan kali ini, Alvara Research merilis hasil survei elektabilitas Parpol di Indonesia.

Survei yang dilakukan sejak pertengahan desember kemarin, tetap memposisikan PDIP sebagai partai politik yang berada di puncak perolehan tingkat elektabilitas tertinggi, disusul Gerindra, Golkar, PKB dan Demokrat yang berada di papan atas.

Survei yang menggunakan metode multistage random sampling. Pengumpulan menggunakan 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi provinsi di Indonesia.

Alvara Research mencatat, PDIP dengan elektabilitas 28,3% dipresdikasi akan menjadi pemenang pada pemilu jika pemilu digelar saat ini kemudian disusul di posisi runner up Gerindra dengan 17,3% posisi ketiga Partai Golkar dengan 9,9% elektabilitas, posisi keempat PKB 7 Persen dan Demokrat 6,4 persen.

“Kita prediksi jika pemilu digelar saat ini maka PDI Perjuangan mendapatkan dengan elektabilitas tertinggi, keluar sebagai pemenang, dan disusul oleh Partai Gerindra, Golkar, PKB, dan Demokrat,” ujar Founder and CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali dikutip dari detikcom, Jumat (11/1/2019).

MEskipun elektabilitas kelima partai tersebut dianggap berada di posisi aman, namun dinamika masih saja terjadi dan dapat merubah kondisi dan perolehan elektabilitas dari setiap partai.

Dia juga menyebutkan jika partai yang berada diososi papan tengah saat ini dipimpin NasDem dengan elektabilitas 4 persen, PKS, 3,3 persen, PPP: 2,8 persen, PAN: 1,7 persen.

“Seiring dengan kampanye parta-partai dan calegnya terlihat bahwa ada pergerakan kenaikan dari partai-partai menengah, sementara partai kelas atas mulai mengalami stagnasi” sebut Hasanuddin.

Meski demikian masih ada sekitar 16,1 persen responden yang belum menentukan pilihan, dan terdapat 54,8 persen swin voters, hal inilah yang akan menjadi rebutan partai untuk mendongkrak tingkat keterpilihan mereka dalam pemilu mendatang.

Lanjut Hasanuddin, dan utnuk partai yang berada di papan paling bawah alias buncit di duduki leh PSI, yang cuma mampu meraih 0,2 persen dukungan masyarakat.

Berikut ini elektabilitas partai politik jelang Pileg 2019 versi survei Alvara:
PDIP: 28,3 persen
Gerindra: 17,3 persen
Golkar: 9,9 persen
PKB: 7,3 persen
Demokrat: 6,4 persen
NasDem: 4,0 persen
PKS: 3,3 persen
PPP: 2,8 persen
PAN: 1,7 persen
Perindo: 1,3 persen
Hanura: 0,7 persen
PBB: 0,3 persen
PKPI: 0,3 persen
Garuda: 0,2 persen
PSI: 0,2 persen

Belum memutuskan: 16,1 persen

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Skandal MBG Terbongkar, Kejagung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs atas Dugaan Korupsi Proyek Triliunan

JAKARTA, TROTOAR.ID — Skandal besar mengguncang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejaksaan Agung resmi menahan…

8 jam ago

Bangun Ekosistem Investasi Agribisnis, Bulukumba Didorong Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) bersama FamFresh Industries menggelar workshop bertajuk Membangun…

10 jam ago

Tangani Puluhan Ribu Anak Tidak Sekolah, Gubernur Sulsel Jadi Contoh Nasional di Forum Bappenas

JAKARTA, TROTOAR.ID — Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Gubernur Sulsel, Andi…

10 jam ago

Makassar Virtual Run, Inovasi Pemkot Ajak Warga Olahraga Sambil Awasi Kota

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan inovasi berbasis teknologi melalui program “Makassar Virtual Run”,…

10 jam ago

Pemkab Barru dan Kodim 1405/Parepare Sosialisasikan Pembangunan Yonif TP, Warga Dilibatkan Bahas Lahan

BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru bersama Kodim 1405/Parepare menggelar sosialisasi persiapan lahan untuk pembangunan…

10 jam ago

Kejaksaan Agung Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Diduga Atur Proyek Makan Bergizi Gratis

JAKARTA, Trotoar.id — Kejaksaan Agung resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana,…

11 jam ago

This website uses cookies.