
TROTOAR.ID — Partai Nasdem mempersiapkan 160 advokat yang tergabung bersama Badan Advokasi Hukum (BAHU) untuk menghadapi sengketa hasil Pemilihan Pegislatif (Pileg) 17 April 2019 mendatang.
Dan untuk menghadpai sengketa hasil pemilu, BAHU juga akan memberikan bimbingan teknis kepada 160 Advokat dalam menghadapi sengketa hasil nantinya
“Seluruh pengacara (Advokat) yangvtergbaung di NasDem akan diberikan bimbingan teknis terkait bagaimana cara menghadapi sengketa Pemilu 2019,” Kata Ketua DPP BAHU Partai NasDem, Taufik Basari saat menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAHU NasDem, di Kantor Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan, seperti dikutip Tribunnews.com, Minggu (27/1/2019)

Menurut Taufik Basaria, bimbingan teknis sengketa a hasil pemilu nantinya juga akan dilakukan selamat tigga hari di Lembaga Diklat MK, Bogor, Jawa Barat yang dirangkaikan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAHU NasDem
Bimbingan yang akan di berikan kepada 160 Advokat tersebut nantinya bagaimana tata ccarapenyusunan permohonan sengketa hasil, Jawaban, Putusan dan menghadirkan bukti serta teknis liannya
“Kami harapkan para Advokat nantinya akan lebih mempersiapkan diri menghadapi sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi nantinya Sekarang kita sudah punya personil yang cukup di setiap provinsi,” tambahnya
Sementara itu, lanjut Taufik untuk di tingkat provinsi BAHU Partai NasDem sendiri diharapan dpaat mengawal sejak dini, khususnya di tahap masakampanye saat ini.

Sehingga alangkah antisipasi dini di ambil agar ketika ada proses sengketa bisa langsung dijadikan dasar sebagai pembuktian.
“Oleh karena itu sejak dini mengumpulkan bukti dimasa kampanye saat ini. Karena itu maka dengan kesiapan kita sejak awal, kita merasa yakin bisa mengawal suara NasDem sampai sengketa di MK,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, menuturkan, seluruh Advokat NasDem akan sipa menghadapi sengketa pemilu Partai NasDem dipersiapkan secara fungsionaris menjadi sebuah tim yang bergerak di desk bantuan hukum.
“Kami persiapkan mereka untuk menjadi tim sebuah desk bantuan hukum. Mereka akan membantu mahkamah partai, tapi fungsinya adhock untuk menyaring masing-masing masalah dari bawah,” kata Willy.(***)


Komentar