
Sidrap, Trotoar.id — Pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) Sulawesi Selatan 2026 memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Selama enam hari pelaksanaan, mulai 1 hingga 6 Juli 2026, total transaksi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tercatat mencapai Rp4.229.100.000.
Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Sidrap, Yusfahri, menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan berskala besar mampu menjadi penggerak ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha lokal.

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan Porsenijar, transaksi UMKM menembus lebih dari Rp4,2 miliar. Ini menunjukkan bahwa event dengan tingkat kunjungan tinggi mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha,” ujar Yusfahri.
Ia merinci, transaksi terbesar berasal dari kawasan Stadion Ganggawa yang mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Disusul kawasan Panker sebesar Rp1,3 miliar, serta kawasan Masjid Agung Sidrap sebesar Rp1,4 miliar.
Selain itu, salah satu pelaku usaha suvenir tercatat mampu meraih omzet hingga Rp20 juta dalam satu hari, mencerminkan tingginya minat pengunjung terhadap produk-produk lokal.
Yusfahri berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendorong lebih banyak kegiatan yang membuka akses pasar bagi UMKM.
“Harapan kami, setiap event di Sidrap dapat menjadi ruang promosi dan pemasaran bagi UMKM lokal. Dengan begitu, pelaku usaha semakin berkembang dan ekonomi daerah terus tumbuh,” tutupnya.


Komentar