Aset Pemrov Sulsel di Kuasai Pihak Ketiga, Nurdin Abdulah, Biar KPK Yang Selesaikan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 13 Februari 2019 00:35

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah Berjabat Tangan Bersama Presiden Joko Widodo Usia Pelantikan di Istana Negara Kemarin
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah Berjabat Tangan Bersama Presiden Joko Widodo Usia Pelantikan di Istana Negara Kemarin

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menyerahkan sepenuhnya persoalan pembenahanan aset milik pemerintah provinsi yang saat ini banyak berpindahnya tangan da dikelola oleh sejumlah pihak kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Salah satu aset yanga menjadi perhatian Pemrov Sulsel dan KPK terkait aset Pemrov Sulsel adalah stadion Mattoangin yang selama ini di kelolah oleh Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (TOSS).

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, berharap dengan penyerahan pembenahan aset pemrov Sulsel ke tangan KPK di harapkan dapat menyelesaikan persoalan aset yang selama ini menjadi perdebatan antara pemrov dan YOSS.

“Biarlah KPK yang menuntaskan semuanya, apa lagi KPK saat ini melirik Sulsel sebagai daerah untuk melakukan pembenahan aset, mengingat banyak aset mlik pemrov ditangan pihak ketiga yang ingin menguasainya, ” Ungkap Nurdin Abdullah kepada awak media.

Apa lagi kata Nurdin Abdullah jika pendapatan dari pengelolaan aset yang dikelola pihak ketiga tidak pernah dirasakan oleh pemerintah provinsi Sulsel, bahkan hal tersebut diakuinya akan sangat membahayakan

Menurutnya hal yang dianggap berbahaya, mengingat aset milik pemrov yang dikelola sejumlah nelpon maupun yayasan saat ini, telah di komersialisasikan bahkan hasil komersialisasi tak pernah masuk ke pemrov

“Merelakan telah menkormesilaisasikan sejumlah aset pemrov, apalagi dari hasil tersebut tidak pernah masuk ke cas pemrov, ” ungkap Mantan Bupati Bantaeng

Mantan bupati Bantaeng dia periode tersebut juga berharap bukan cuma stadion mattiloanginbyang menjadi prioritas tim #uverpisi KOK, tetapi sejumlah aset termasuk gedung PWI yang di diharapkan juga dapat di supervisi KPK

Dan dirinya juga berharap selamat amasa kepimpinan dirinya sebagai gubernur, dia berharap masalh aset segera dapat terselesaikan

“jadi saya mau, jujur saja saat saya memangku jabatan sebagai Gubernur Sulsel, saya mau clearkan ini semuanya, makanya saya ajak KPK,” tutupnya.(Pit)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Agustus 2026 17:57
Formatur Rampungkan 80 Persen Struktur DPD I Golkar Sulsel, Keterwakilan Perempuan Jadi Prioritas
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menuntaskan ...
Politik01 Agustus 2026 17:11
Struktur DPD I Golkar Sulsel Hampir Rampung, Ilham Arief Sirajuddin Pastikan Keterwakilan 30 Persen Perempuan
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus mengebut finalisasi struktur organisasi untuk...
Parlemen01 Agustus 2026 17:07
Andi Iwan Darmawan Aras Tinjau Pembangunan Stadion Sudiang, Target Rampung 2027
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), meninjau langsung progres pembangunan Stadion Sudiang di Makassar...
Metro01 Agustus 2026 16:04
Dari Halaman Rumah, Gerakan Pak Udin Menginspirasi Makassar Kelola Sampah Organik
Makassar, Trotoar.id – Di tengah padatnya permukiman Kota Makassar, sebuah rumah sederhana membuktikan bahwa perubahan besar tidak selalu lahir dari...