
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menuntaskan komposisi pengurus untuk masa bakti 2026–2031. Hingga awal Agustus, proses penyusunan disebut telah mencapai sekitar 80 persen.
Ketua Tim Formatur Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mengatakan saat ini tim masih melakukan penyempurnaan terhadap sejumlah posisi sebelum struktur kepengurusan diumumkan secara resmi.
“Persentase sudah capai 80 persen, dan masih dalam merampungkan struktur,” ujar Ilham Arief Sirajuddin.

Menurut IAS, penyusunan kepengurusan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kapasitas kader, serta keseimbangan representasi dalam tubuh Partai Golkar Sulsel.
Selain mengakomodasi berbagai unsur kader, Tim Formatur juga memberi perhatian khusus terhadap keterwakilan perempuan dalam kepengurusan.
Hal itu menjadi salah satu prinsip yang dipegang dalam proses penyusunan struktur organisasi.
IAS menegaskan bahwa komposisi kepengurusan akan memenuhi ketentuan keterwakilan perempuan minimal 30 persen.

Kehadiran kader perempuan dinilai penting untuk memperkuat organisasi sekaligus mendorong partisipasi yang lebih luas dalam pengambilan keputusan di Partai Golkar.
Dengan penyusunan struktur yang telah mencapai 80 persen, Tim Formatur menargetkan kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulsel periode 2026–2031 dapat segera dirampungkan dan diajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk mendapatkan pengesahan sesuai mekanisme organisasi.
Kepengurusan baru diharapkan menjadi fondasi bagi konsolidasi Partai Golkar Sulawesi Selatan dalam memperkuat organisasi hingga tingkat akar rumput serta menghadapi berbagai agenda politik pada periode mendatang.


Komentar