Categories: HukumKriminal

Jermias Rarsina Nilai JPU “Bermain” Dalam Kasus Bos Toko Emas Bogor

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Penanganan kasus yang menjerat pemilik toko emas bogor dinilai lamban oleh penasehat hukum pelapor serta menduga ada permainan didalamnya. padahal kasus dugaan pidana pengrusakan yang dilakukan secara bersama-sama telah menjerat, Jemis Kontaria dan rekannya Edy Wardus sebagai tersangka.

Dimana, kasus yang menjerat pemilik toko emas Bogor dan seorang pemborong tersebut ditangani sejak tahun 2017 lalu. Namun hingga saat ini berkas perkara keduanya tak juga dinyatakan lengkap (P.21). Malah terus bolak-bolak antara Jaksa dan Penyidik.

Penasehat Hukum pelapor, Jermias Rarsina tengah melakukan upaya hukum lain dengan melaporkan oknum Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara tersebut yakni Andi Fitriani ke bidang pengawasan Kejaksaan Agung dan Komisi Kejaksaan. pasalnya, Ia menduga kasus ini terhalang karena prilaku Fitriani yang diduga tak profesional dalam menangani perkara pidana dugaan pengrusakan secara bersama-sama yang telah menjerat Jemis Kontaria dan Edy Wardus tersebut.

“Klien kami selaku pelapor telah menjelaskan ke Jamwas dan Komjak terkait tindakan JPU dalam penanganan perkara pidana yang kami laporkan. Dimana sebagai JPU, ia melakukan hal yang tidak sesuai dengan tata cara pemeriksaan perkara pidana,” terang Jermias.

Lanjut Jermias mengungkapkan ketidak profesionalan dalam penanganan kasus tersebut, dimana JPU terus mengembalikan berkas perkara pidana dugaan pengrusakan ruko secara bersama-sama yang telah menjerat Jemis Kontaria dan rekannya Edy Wardus ke penyidik Polda Sulsel dengan alasan yang tidak jelas alias petunjuk yang diberikan ke penyidik dianggap sebagai petunjuk buntu.

“Perkaranya masih P.18 alias belum lengkap menurut JPU Fitri. Sehingga dikembalikan ke penyidik Kepolisian untuk kembali dilengkapi,” beber Jermias.

Melihat ketidakjelasan penanganan kasus tersebut membuat Direktur Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Mahasiswa Islam Cabang Makassar (LKBHMI Makassar), mengkritik keras kinerja Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Krimum) Polda Sulsel dalam penanganan kasus dugaan pidana pengrusakan secara bersama-sama yang telah menjerat, Jemis Kontaria dan rekannya Edy Wardus sebagai tersangka.

“Kapolda dan Kajati harus segera evaluasi kinerja bawahannya ini. Sangat tidak masuk akal, kasus yang begitu jelas bahkan diperkuat oleh putusan praperadilan malah sulit dirampungkan dan dinyatakan P.21. Kami curiga ada dugaan kongkalikong,” cetus Juhardi dalam rilisnya, Senin (18/2/2019).

Disamping itu ia berjanji secara kelembagaan akan melakukan unjuk rasa besar-besaran di Kantor Kejati Sulsel dan Mapolda Sulsel guna menagih progres penanganan kasus tersebut.

Sekaligus, lanjut Jo, pihaknya akan menantang Polda Sulsel dan Kejati Sulsel untuk segera mengadakan gelar perkara terbuka agar semuanya kelihatan secara terang benderang.

“Tak jelasnya penanganan kasus ini menandakan jika supremasi hukum di Sulsel belum berjalan maksimal. Kami akan segera turun menagih kejelasan kasus ini agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” ucap Jo.

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Dengar Kabar Lansia Tinggal di Gubuk, Wali Kota Munafri Langsung Respon Cepat Berikan Bantuan

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…

7 jam ago

Pemkab Sidrap Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy

SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…

8 jam ago

Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…

8 jam ago

Jelang Pelantikan KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Perkuat Sinergi OKP Lewat Audiensi

MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…

8 jam ago

Sekda Sidrap Dalami Kapasitas Kandidat pada Tahap Wawancara Selter JPT Pratama

MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…

8 jam ago

Dari Mubes untuk Negeri: Alumni Unhas Bahas Ketahanan Pangan dan Energifoto: ilustrasi

MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…

9 jam ago

This website uses cookies.