Categories: DaerahNasionalpemilu

Massa Pendukung Capres 02 Kepung Bawaslu Sulsel

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ratusan massa pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto Sandiaga Salahuddin Uno di depan  kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel di Jalan A.P.Pettarani 

Massa hadir di hadapan Bawaslu Sulsel untuk mengawal kasus dugaan pelanggaran pemilu yang di lakukan 15 camat se Kota Makassar yang telah menjalani pemeriksaan atas beredarnya video dukungan yang diberikan oleh camat se Kota Makassar terhadap calon presiden nomor urut 01.

Massa juga meminta bawaslu untuk dapat profesional dalam menindak kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan para camat,  dengan lebih serius,  untuk menegakkan keadilan.

“Kami bersama seluruh simpul relawan serta kader partai politik,  meminta bawaslu untuk  bisa serius menindaki secara profesional dugaan pelanggaran yang dilakukan para camat sekitar Makassar, ” ungkapnya Adi Rasid Ali Ketua DPD Partai Demokrat Makassar

Ara mengungkapkan aksi yang digelar massa pendukung pasangan calon nomor urut 02 tersebut tak lepas darinya upaya masyarakat untuk menginginkan keadilan menyikapi  viralnya video para camat sekitar Makassar.

Ia juga mengkritik para Camat dengan status ASN aktif di pemerintahan Kota Makassar, ikut terlibat berpolitik praktis dalam video beredar bersama Syahrul Yasin Limpo (SYL) beberapa hari terakhir.

“Oleh karena itu kami bersama semua, relawan hadir disini dalam rangka perjuangan semua, mari kita tegakkan kebenaran, mari kita tegakkan keadilan,” ujar ARA.

Sementara itu Legislator Demokrat Makassar Basdir mengkritik apa yang dilakukan para ASN  di video yang viral tersebut,  dimana dirinya menganggap apa yang dilakukan para ASN itu menyalahi kudrat sebagaibASN yang harus menjunjung tinggi Perundang-undanga.

Menurut ARA, video tandingan 15 Camat tersebut merupakan bentuk aspirasi atau kritikan sosial terhadap ASN yang tidak netral dalam Pemilu 2019 tahun ini.

“Kita tidak bisa salahkan kalau ada 15 Camat tandingan, betul tidak?. Kemarin sampai ada memeranka penggali kubur, penjual langsat kacci yang kadang-kadang manis, itu semua bentuk kritikan sosial bagi ASN khususnya Camat yang tidak netral,” teriak ARA dihadapan para peserta aksi.

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM)…

18 jam ago

Menaker Tegaskan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

JAKARTA, Trotoar.id — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja…

18 jam ago

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Gubernur Sulsel Tanam 1.000 Mangrove di Selayar

SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di…

19 jam ago

Gubernur Sulsel Buka Celebes Scooter Party XIX 2026 di Selayar, Tekankan Silaturahmi dan Promosi Wisata

SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka kegiatan Celebes Scooter…

19 jam ago

Komisi D DPRD Sulsel Dorong Penyelesaian Sengketa Proyek CPI Libatkan Waskita Karya dan PT SCI

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Komisi D DPRD Sulawesi Selatan mendorong percepatan penyelesaian sengketa kerja sama pembangunan…

19 jam ago

Pelabuhan Kajang Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekonomi Baru Bulukumba

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, melakukan kunjungan…

19 jam ago

This website uses cookies.