Massa Pendukung Capres 02 Kepung Bawaslu Sulsel

Suriadi
Suriadi

Rabu, 27 Februari 2019 16:13

Massa Pendukung Capres 02 Kepung Bawaslu Sulsel

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ratusan massa pendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto Sandiaga Salahuddin Uno di depan  kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel di Jalan A.P.Pettarani 

Massa hadir di hadapan Bawaslu Sulsel untuk mengawal kasus dugaan pelanggaran pemilu yang di lakukan 15 camat se Kota Makassar yang telah menjalani pemeriksaan atas beredarnya video dukungan yang diberikan oleh camat se Kota Makassar terhadap calon presiden nomor urut 01.

images 33

Massa juga meminta bawaslu untuk dapat profesional dalam menindak kasus dugaan pelanggaran yang dilakukan para camat,  dengan lebih serius,  untuk menegakkan keadilan.

“Kami bersama seluruh simpul relawan serta kader partai politik,  meminta bawaslu untuk  bisa serius menindaki secara profesional dugaan pelanggaran yang dilakukan para camat sekitar Makassar, ” ungkapnya Adi Rasid Ali Ketua DPD Partai Demokrat Makassar

Ara mengungkapkan aksi yang digelar massa pendukung pasangan calon nomor urut 02 tersebut tak lepas darinya upaya masyarakat untuk menginginkan keadilan menyikapi  viralnya video para camat sekitar Makassar.

images 32

Ia juga mengkritik para Camat dengan status ASN aktif di pemerintahan Kota Makassar, ikut terlibat berpolitik praktis dalam video beredar bersama Syahrul Yasin Limpo (SYL) beberapa hari terakhir.

“Oleh karena itu kami bersama semua, relawan hadir disini dalam rangka perjuangan semua, mari kita tegakkan kebenaran, mari kita tegakkan keadilan,” ujar ARA.

Sementara itu Legislator Demokrat Makassar Basdir mengkritik apa yang dilakukan para ASN  di video yang viral tersebut,  dimana dirinya menganggap apa yang dilakukan para ASN itu menyalahi kudrat sebagaibASN yang harus menjunjung tinggi Perundang-undanga.

Menurut ARA, video tandingan 15 Camat tersebut merupakan bentuk aspirasi atau kritikan sosial terhadap ASN yang tidak netral dalam Pemilu 2019 tahun ini.

“Kita tidak bisa salahkan kalau ada 15 Camat tandingan, betul tidak?. Kemarin sampai ada memeranka penggali kubur, penjual langsat kacci yang kadang-kadang manis, itu semua bentuk kritikan sosial bagi ASN khususnya Camat yang tidak netral,” teriak ARA dihadapan para peserta aksi.

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 September 2026 16:37
Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Panggil PLN ke Balai Kota: Ditarget Normal 5 September
MAKASSAR, Trotoar.id — Keluhan warga Makassar soal pemadaman listrik bergilir langsung ditindaklanjuti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Manajem...
Daerah01 September 2026 16:33
PAD Barru Triwulan II Capai 45,72 Persen, Abustan Dorong Digitalisasi Pajak dan Retribusi
BARRU, Trotoar.id  — Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mendorong digitalisasi transaks...
Metro01 September 2026 14:40
Disdik Makassar Bantah Ada Pemaksaan Beli Buku “Jelajah Hijau” ke Siswa
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar membantah adanya instruksi maupun pemaksaan kepada sekolah untuk mewajibkan siswa mem...
Daerah01 September 2026 13:48
Sawah Arateng Dilanda Kekeringan, Bupati Sidrap Salurkan 18 Pompa Air untuk Petani
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung mengecek kondisi persawahan di Arateng, Kelurahan Tellu Limp...