TROTOAR.ID — Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkapkan jika partai pengusung dan pendukung Jokowi-Ma’ruf pada pilpres 17 April mendatang belum secara total ikut mengawal langkah kemenagan pasangan capres dan cawapres nomor nurut 01
Hal itu disebabkannpolpresbyang serentak di gelar dengan pemilihan Legislatif, membuat partai politik lebih banyak fokus pada pemenangan legislatif ketimbang Pilpres.
Makin demikian Paloh menilai apa yang dilakukan Parpol n pendukung Jokowi-MA sangat wajar, mengingat kemenagan pilpres dan pileg juga menjadi fokus di partai pada pemilu serentak kali ini.
Curhatan Paloh tersebut disampaikan saat berkunjung ke markas tim kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (03/03).
“Positioningnya adalah partai-partai pendukung presiden dalam partai koalisi, termasuk koalisi Jokowi dan Ma’ruf ini tidak 100 persen perhatiannya untuk urusan pencalonan calon presiden dan wakil presiden, tidak 100 persen. Dia juga disibukkan dengan kesibukannya untuk mengatur calegnya,” kata Paloh dikutip merdeka.com
Sehingga Mantan Politisi Golkar tersebut menilai, hal tersebut sebagai konsekuensi dari digelarnya pemilu serentak, dan mau tidak mau harus diterima oleh pendukung Jokoei-MA
Ketua Umum Partai NasDem tersebut juga menyadari, jika sikap parpol koalisinya saat ini
belum fokus mengoptimalkan tugas kemenangan untuk paslon nomor urut 01.
“Inilah konsekuensi yang harus diterima, artinya ketika kita sebagai pendukung-pendukung utama capres Jokowi-Ma’ruf kita harua menyadari suasana ini,” ungkapnya.
Namun, untuk Partai NasDem, Paloh menegaskan pesan supaya tugas pemenangan Pilpres dan Pileg dapat dilakukan dengan seimbang dan seirama
“Paling tidak instruksi saya tidak boleh ada yang timpang, harus sama. Nah kalau enggak itu namanya kita tidak sukses dan berbahaya, ini jelas ya. Jadi kerjasama kita dalam tim kemenangan ini adalah kerjasama yang kolektif, ringan sama dijinjing berat sama dipikul,” imbuhnya.
Dimana diketahui jika Koalisi Indonesia Kerja partai pendukung Jokowu-Ma’ruf di Pilpres 2019 diisi oleh PDI Perjuangan, NasDem, Golkar, PPP, PKB, Hanura, Perindo dan PSI.




Komentar