Surya Paloh Akui Parpol Jokowi-MA Belum Total

Suriadi
Suriadi

Minggu, 03 Maret 2019 21:21

Ketua Umum Partai NasDem Bersama mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo
Ketua Umum Partai NasDem Bersama mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo

TROTOAR.ID — Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkapkan jika partai pengusung dan pendukung Jokowi-Ma’ruf pada pilpres 17 April mendatang belum secara total ikut mengawal langkah kemenagan pasangan capres dan cawapres nomor nurut 01

Hal itu disebabkannpolpresbyang serentak di gelar dengan pemilihan Legislatif, membuat partai politik lebih banyak fokus pada pemenangan legislatif ketimbang Pilpres.

Makin demikian Paloh menilai apa yang dilakukan Parpol n pendukung Jokowi-MA sangat wajar, mengingat kemenagan pilpres dan pileg juga menjadi fokus di partai pada pemilu serentak kali ini.

Baca Juga  Hari Ini Nasib Romi di Tentukan di PPP

Curhatan Paloh tersebut disampaikan saat berkunjung ke markas tim kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf di Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (03/03).

“Positioningnya adalah partai-partai pendukung presiden dalam partai koalisi, termasuk koalisi Jokowi dan Ma’ruf ini tidak 100 persen perhatiannya untuk urusan pencalonan calon presiden dan wakil presiden, tidak 100 persen. Dia juga disibukkan dengan kesibukannya untuk mengatur calegnya,” kata Paloh dikutip merdeka.com

Sehingga Mantan Politisi Golkar tersebut menilai, hal tersebut sebagai konsekuensi dari digelarnya pemilu serentak, dan mau tidak mau harus diterima oleh pendukung Jokoei-MA

Baca Juga  31 Pekerja Istaka Karya Tewas Dibantai Kelompok OPM di Papua

Ketua Umum Partai NasDem tersebut juga menyadari, jika sikap parpol koalisinya saat ini
belum fokus mengoptimalkan tugas kemenangan untuk paslon nomor urut 01.

“Inilah konsekuensi yang harus diterima, artinya ketika kita sebagai pendukung-pendukung utama capres Jokowi-Ma’ruf kita harua menyadari suasana ini,” ungkapnya.

Namun, untuk Partai NasDem, Paloh menegaskan pesan supaya tugas pemenangan Pilpres dan Pileg dapat dilakukan dengan seimbang dan seirama

Baca Juga  Hadiri Peringatan Ultah Nasdem, Relawan Mileanies Gowa Ucapkan Selamat

“Paling tidak instruksi saya tidak boleh ada yang timpang, harus sama. Nah kalau enggak itu namanya kita tidak sukses dan berbahaya, ini jelas ya. Jadi kerjasama kita dalam tim kemenangan ini adalah kerjasama yang kolektif, ringan sama dijinjing berat sama dipikul,” imbuhnya.

Dimana diketahui jika Koalisi Indonesia Kerja partai pendukung Jokowu-Ma’ruf  di Pilpres 2019 diisi oleh PDI Perjuangan, NasDem, Golkar, PPP, PKB, Hanura, Perindo dan PSI.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah04 November 2026 20:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...
Metro04 November 2026 15:41
Kader Nantikan Rahman Bando Pimpin Golkar Enrekang, Dinilai Bisa Jadi Figur Pemersatu
ENREKANG, Trotoar.id — Peta politik internal Partai Golkar Kabupaten Enrekang memasuki babak baru. Penundaan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Enreka...
Metro04 November 2026 15:11
Perhatian untuk Anak Yatim, Gubernur Andi Sudirman Buka Beasiswa SD hingga SMA, Pendaftaran Dimulai 3 November
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali memperluas akses pendidikan melalui Program Beasiswa Yatim dan/atau Piatu Tahun ...
Nasional04 November 2026 04:06
Geger Penyadapan Presiden Prabowo, Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka
JAKARTA, Trotoar.id — Kasus dugaan penyadapan ilegal yang menyeret sejumlah petinggi kepolisian mengguncang internal Mabes Polri. Tiga perwira tingg...