TROTOAR.ID, MAKASSAR –– Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meleps ekspor komoditas pertanian Sulawesi Selatan (Sulsel) sebesar 138.737 ton di Kawasan Industri Makassar (KIMA) pada Rabu (13/3/2019) pagi.
Pelepasan Ekspor komoditas pertanian dihadiri Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Surawahadi, Kepala Badan Pertanian Ali Jamil, Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi, Forkopimda Sulsel.
Baca Juga :
Pengeskporan hasil komoditas pertanian di Sulsel mengalami peningkatan sebesar 30 persen dari hasil ekspor tahun sebelumnya, dan di sulsel sendiri tercatat telah melakukan 474 kali ekspor
Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam sambutannya mengatakan, ekspor Indonesia terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga berdampak pada nilai impor terus menurun dan itu adalah sebuah prestasi yang membanggakan.
Mengingt saat ini Pendapatan Domestik Bruto (PDB) untuk sektor pertanian 2013 tidak terukur karena olehnya Presiden selalu meminta agar bekerja maksimal sebagai bentuk kabinet kerja.
“PDB tahun 2014 itu Rp990 triliun, tahun 2018 meningkat Rp1.462 triliun. Itu artinya naik kurang lebih Rp460 triliun,” kata Amran.
Amran memgatakan, 60 persen dari AapBN Indonesia berada pada sektor pertanian, sehingga harapannya nilai produksi pertanian dapat bertambah mengingat kondisi geografis Indonesia sebagai negara agraris mendukung langkah-langkah tersebutv
“Saat ini kita juga catat pertama kali dalam sejarah sukses tembus pasar ekspor Jepang dengan kirimkan ayam dan telur. Bapak Presiden selalu berpesan bahwa bantulah rakyat dan jangan mempesulit para petani,” kata Amran
Sementara itu badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian mencatat aktivitas ekspor di Makasar, Sulawesi Selatan terus meningkat.
“Baru tiga bulan tapi sudah mencapai 30 persen dari total volume ekspor di tahun 2018. Sangat berpotensi untuk bisa menargetkan peningkatan 200 persen,” ujar Kepala BKP Ali Jamil saat pelepasan ekspor komoditas pertanian di Kawasan Industri Makassar (Kima), Rabu (13/3).



Komentar