TROTOAR.ID, GOWA — Mantan Bupati Gowa dua periode Ichsan Yasin Limpo usai menjalani pemeriksaan di Polres Gowa. Pemeriksaan terhadap Ichsan YL di lakukan penyidik selama 11 jam lebih sejak pukul 10.30 hingga berakhir n pada pukul 21.30 Wita.
Ichsan saat menjalani pemeriksaan di polres Gowa, di dampingi sejumlah kuasa hukum yang ditunjuknya, dan kali ini Ichsan diperiksa Polisi sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi di kawasan “kota idaman.” Pattallassang Gowa
Meski menjalani pemeriksaan yang cukup lama, mantan calon Gubernur Sulsel tersebut masih tetap tersenyum dihadapan sejumlah awak media yang menantinya.
Bahkan adik kandung mantan Gubernur Sulssel tersebut dalam proses pemeriksaan kaliini menghadapi 37 pertanyaan yang dilontarkan oleh pihak penyidik dan dijawab secara koperasi oleh Ichsan.
Wakapolres Gowa, Kompol Muh. Fajri Mustafa, mengungkapkan, pemeriksaan Ichsan dilakukan hari ini merupakan pemeriksaan yang kedua kalinya, apa lagi dianggapnya jika Ichsan sangat koperatif dalam memberikan keterangan kepada pihak penyidik
“Ini pemeriksaan yang kedua kalinya dilakukan kepada beliau (Ichsan Yasin Limpo), dan beliau juga sangat koperatif dalam memberikan keterangan terkait dugaan tidak pidana korupsi kota idaman, ” jelasnya
Fajri sendiri mengaku tidak bisa membocorkan materi pertanyaan yang disampaikan kepada Ichsan Yasin Limpo, mengingat materi pertanyaan merupakan materi BAP dalam kasus tersebut.
“Jadi selama pemeriksaan, kami tetap memberikan IYL waktu untuk beristirahat, makan dan salat. Kami juga sampaikan pada jadwal hari ini sesuai dengan jadwal pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi,” jelasnya kepada media.
Dimnaa pihak kepolisian menduga jika kawasan Kota Idaman yang di gagas di kepemimpinan Ichsan YL sebagai Bupati Gowa diduga terjadi tindakan korupsi, sehingga rencana pemindahan ibukota Pemerintah Kabupaten Gowa tersebut, terkendala sejak beberapa tahun lalu.
Ichsan Yasin Limpo sendirj tidak bisa menjelaskan hal point penting dalam pemeriksaan
“Pemeriksaan kedua ini seputar “kota idaman” karena BAP tidak bisa saya bocorkan. Poin-poin terpenting selama pemeriksaan tersebut juga sudah masuk dalam BAP yang tidak bisa dibocorkan. Intinya, kawasan tersebut sama sekali tidak ada tindak pidana korupsi,” jelasnya kepada media.
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban jatuh di tebing wisata Apparalang, Desa…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan terjatuh dari tebing wisata Apparalang,…
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan melalui Komisi E akan segera…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)…
This website uses cookies.