Gegara Romy, Mimpi PPP Lolos PT, Sulit Terwujud

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 20 Maret 2019 06:50

Gegara Romy, Mimpi PPP Lolos PT, Sulit Terwujud

TROTOAR.ID — Tertangkapnya Romuharmuziy oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan tindak pidana Korupsi suap lelang jabatan pada kementrian Agama, menjadi momok terburuk bagi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam kurung lima tahun terakhir ini.

Apa lagi penangkapan Romy oleh KPK di lakukan jelang proses pemilu digelar, dimana para kader PPP berupaya mempertahankan nama baik PPP sebagai partai Islam tercedera oleh ulah ketua partai yang bermain dalam irama kongkalikong jabatan di kementrian yang mengurus Jamaah Haji

Bahkan penangkapan Romy oleh KPK hingga dilakukannya penggeledahan di kantor DPP PPP, membuat sejumlah kader PPP risau utamanya mereka yang mencalonkan diri sebagai Calon Legislator (Caleg) DPR RI, yang mana hal itu akan berdampak pada tingkat elektoral PPP yang harus berjuang keras untuk dapat lolos pada bambang batas pemilu atau Parlementer Treshold (PT)

Dimana tingkat elektabilitas PPP sebagai partai Ummat Islam sedikit demi sedikit mulai meranjak naik menuju ambang batas 4 persen, namun apakah penangkapan Romy makan diprediksikan jika tingkat elektabilitas PPP akan terjun bebas.

Seperti diutarakan oleh salah satu peneliti Muda, Lingkar Muda Indonesian (LMI) Syarif yang mengungkapkan kasus korupsi merupakan salah satu faktor yang cukup berpengaruh besar pada tingkat elektoral partai politik.

“Ada beberapa faktor yang membuat pengaruh negatif yang cukup besar di Politik, salah satunya adalah kasus korupsi, apa lg aib itu dilakukan ketua umum partai jelas pengaruhnya cukup tinggi, ” ungkapnya

Bahkan di katakan nya jika hal itu sempat juga terjadi di beberapa partai politik seperti Demokrat yang elektabilitasnya terjun bebas paska ketua umum parpol tersebut ditangkap oleh KPK, kemudian PKS, Golkar, dan PPP.

Parahnya lagi kasus yang menerpa PPP merupakan kasus yang kedua kalinya terjadi,yang sebelumnya dialami Surya Dharma Ali dan terakhir adalah Romahurmuzy yang menambah kurangnya kepercayaan masyarajat terhadap partai berlambang Kabbah tersebut.

“Jelas ini pasti akan sangat membahayakan posisi PPP untuk dapat lolos dalam Syarat ambang batas 4 persen, apa lain penangkapan Romy se bukan sebelum pemilihan di gelar, sehingga waktu recovery akan sulit digelar mengingat waktu yang singkat, ” ungkapnya

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Juni 2026 20:56
Dua Bupati Golkar HIjrah, Bupati Soppeng: Maaf Belum
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu perpindahan sejumlah kepala daerah dari Partai Golkar ke partai lain mulai mencuat di Sulawesi Selatan. Kabar ini menjadi...
Metro01 Juni 2026 17:36
Walikota Makassar, Pimpinan Upacara Hari Lahir Pancasila
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipering...
Metro01 Juni 2026 15:29
Wali Kota Makassar Hadiri Sannipata Waisak
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka Hari Trisuci Waisak 2570 BE/2026 yan...
Metro01 Juni 2026 13:21
Gubernur Sulsel Hadiri Sannipata Ummat Buddha
MAKASSAR, TROTOAR ID – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang digelar Persatuan Umat Buddha Indone...