TROTOAR.ID, BANTAENG – Seorang karyawan PT. Wijaya Lestari Perkasa (Depot LPG Makassar), Arifuddin (50) mengaku selama sebulan gajinya tidak dibayar oleh pihak perusahaan.
“Selama satu bulan gaji saya tidak dibayar oleh perusahaan pak. Padahal sudah laporkan ini di bendahara perusahaan, tapi tidak dihiraukan,” aku Arifuddin.
Selain itu, Karyawan Fungsi Awak Mobil Tanki ini menyebut bahwa dirinya juga dikeluarkan oleh pihak perusahaan, gegara tidak masuk bekerja selama dua hari.
“Saat itu, mertua saya meninggal dunia, jadi saya tidak masuk kerja selama dua hari, dan tiba tiba teman kerja saya menelpon, dibilang pihak perusahaan tidak menerima saya lagi untuk bekerja,” urainya.
Dia pun mengatakan bahwa dirinya mulai tercatat sebagai karyawan di perusahaan tersebut, tertanggal 1 Januari 2019, dan gaji yang diterima dalam sebulan sebanyak 1, 7 juta rupiah.
“Saya merasa didzalimi oleh pihak perusahaan, saya dipekerjakan namun tidak dibayar, padahal kami butuh hidup dan butuh makan pak,” pungkasnya. (Sdq)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjuk sejumlah tokoh sebagai Tim Ahli Kegiatan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Koordinator Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Saiful, menghadiri kegiatan launching…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Olimpiade Sains Madrasah (OSM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 resmi digelar di…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi meluncurkan program “Sidrap Free Stunting” melalui…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian Andi Amran…
This website uses cookies.