Pendidikan Islam Bentuk Pribadi Muslim Seutuhnya

Suriadi
Suriadi

Minggu, 21 April 2019 22:57

Pendidikan Islam Bentuk Pribadi Muslim Seutuhnya

TROTOAR.ID, MAKASSAR — MAKASSAR – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Ashari F Radjamilo, menghadiri Wisuda Ke-6 Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al-Imam Ashim, di Jalan Inspeksi Kanal, Makassar, Minggu (21/4).

Ashari mengatakan, kegiatan wisuda/wisudawati para Hafizh Qur’an memiliki peran penting dalam upaya menumbuhkembangkan minat baca Al-Qur’an di kalangan masyarakat, sehingga program pemerintah untuk
membumikan Al-Qur’an.

“Membumikan Al-Qur’an dapat terwujud melalui wisuda Hafizh ini juga patut untuk kita syukuri karena di Provinsi Sulawesi Selatan akan muncul ahli-ahli Qur’an dan penghapal Al-Qur’an yang akan memajukan agama di pelosok-pelosok desa dalam wilayah Sulawesi Selatan,” kata Ashari.

Berbagai tantangan dan permasalahan di bidang pendidikan saat ini, memerlukan penanganan secara sistimatis dan komprehensif. Baik dalam sikap dan perilaku lembaga-lembaga pendidikan maupun orientasinya kepada peserta didik.

Untuk itu, diperlukan upaya yang
lebih terencana, sistimatis dan menyeluruh dari para pengelola institusi pendidikan untuk terus berupaya meningkatkan kapasitas dan perannya. Mengingat, maju tidaknya sistem pendidikan hanya dapat diukur dari semakin meningkatnya kualitas peserta didik dan mutu luaran yang dihasilkan.

Oleh karena itu, Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Al-Imam Ashim Makassar sebagai salah satu Lembaga Pendidikan yang berbasis keagamaan diharapkan dapat terus mengambil peran dalam proses pembangunan sumber daya manusia.

“Terutama dalam menyiapkan generasi-generasi muda Islam yang kompetitif dan bermartabat,” sebutnya.

Pendidikan Islam pada dasarnya adalah pendidikan yang bertujuan untuk membentuk pribadi muslim seutuhnya, mengembangkan seluruh potensi manusia baik yang berbentuk jasmani maupun rohani, yaitu menumbuh suburkan hubungan yang harmonis setiap pribadi dengan Allah SWT, dengan sesama Manusia dan Alam Semesta.

Potensi jasmaniah manusia adalah yang berkenaaan dengan seluruh organ-organ fisik manusia. Sedangkan potensi rohaniah manusia, meliputi kekuatan yang materdapat di dalam bathin manusia. Yakni, akal, kalbu, nafsu, roh dan fitrah. Potensi ini semua telah ada pada bathin manusia sejak manusia itu lahir ke dunia.

“Atas dasar itulah, apabila kita kaitkan dengan hakikat pendidikan yang berperan untuk mengembangkan potensi manusia, maka sudah pada tempatnyalah seluruh potensi manusia itu dikembangkan semaksimal mungkin,” ujarnya. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik20 Oktober 2026 15:07
Golkar Sulsel Tetapkan Musda Golkar Maros 2 November
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, menetapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai G...
Metro20 Oktober 2026 12:54
Aliyah Mustika Ilham Hadiri Bali Tech Week 2026, Makassar Perkuat Peluang Kolaborasi Digital
BALI, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri pembukaan Bali Tech Week (BTW) 2026 yang berlangsung di Bali Beach Con...
Metro20 Oktober 2026 12:17
Appi Perpanjang Kontrak 6.472 PPPK Paruh Waktu, Kinerja Jadi Penentu
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memperpanjang masa perjanjian kerja 6.472 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Wa...
Politik20 Oktober 2026 12:01
IAS Wanti-wanti Musda Golkar Sulsel: Jangan Paksa Konsensus, Jaga Soliditas Kader
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mengingatkan pentingnya menjaga demokrasi dan solid...