Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Danny Pomanto menyebut lepasnya sejumlah aset yang dimiliki pemerintah tidak lepas dari perang serta oknum lingkup pemerintah kota yang yang ikut bermain dalam rasanya sejumlah aset
Bahkan hingga saat ini sudah a dan ratusan aset yang lepas dan berkurang, dan biru juga tidak lepas dari campur tangan dari oknum yang dengan sengaja melepasnya.
“Kita mendaoati kendala dalam mencari aset-aset Pemkot, sebab yang tersayang slamat berapa dan banyak yang sudah dirampas, ” Ungkap Danny Pomanto
Parahnya lagi dia mengatakan jika sejumlah aset pemerintahbtelah di jual oleh oknum tersebut, sehingga mengapan pemerintah kota Makassar menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk merebut kembali aset pemerintah.
Hal tersebut diungkapkan Danny Pomanto saat membahas mengenaibaset bersama Tim dari KPK, untuk mencari tahu dimana keberadaan aset-aset milik negara yang tidak tercatat itu. Bahkan, aset tidak bergerak seperti tanah yang dinilai berkurang juga akan ditelusuri.
“Tadi yang kita catat ada 25 aset, tapi yang dibahas lebih banyak. Karena banyak yang tidak tercatat, misalnya Cadika saya lihat penyerahannya 10 hektar, sekarang tinggal tiga hektar. Pelita Agro itu di sertifikatnya hampir 16 hektar, konon kabarnya sisa empat hektar,” Pungkasnya.
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…
This website uses cookies.