TROTOAR.ID, MAKASSAR — Sikap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah yang secara mendadak mencopot Kepala Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sebuah sikap otoriter dan kekanak-kanakan
Hal tersebut diungkapkan oleh Politisi partai Golkar Kadir Halid yang juga inisiator hak angket, kepada awak media dalam sebuah group whatsapp.
Menurut kadir, pencopotan Lutfi Natsir sangat sadis dan terkesan mempermalukan seorang pejabat ASN lingkup pemrov Sulsel.
“Pencopotan itu sangat sadis, dan mempermalukan seorang ASN apalagi seorang kepala inpektorat, ” kata Kadir Halid
Seharusnya seorang gubernur dalam menyikapi dinamika yang terjadi dalam proses pemerintahan bersifat dewasa, dengan melakukan pembinaan terhadap bawahan yang dianggap melakukan kesalahan.
Bukan dengan mencopot kemudian mengantinya, sebab langkah abg di ambil gubernur tersebut bukan sebagai jiwa pemimpin.
“Kalau ada kesalahan, ya ditegur dan dibina, dan diarahkan agar lebih baik, bukan dengan cara mencopot begitu saja,” Tandas Kadir Halid
Dimana Lutfi Natsir dicopot sebagai kepala Inspektorat Provinsi Sulsel lantaran Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menganggap Kepala Inspektorat adalah “Duri dalam daging (Upi)




Komentar