TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Halid, untuk tetap menjalin komunikasi dan silaturahmi, pasca Pemilu 3 bulan yang lalu.
Meski dinamika politik sesama caleg terjadi, hingga berujung pada saling gugat di Mahkamah Konstitusi dianggapnya sebuah kewajaran, sebab siapa pun berhak untuk mencari keadilan.
“Kalau ada yang mengurat dipengadilan hasil pemiku itu wajar, sebab mereka mencari keadilan, dan itulah jalurnya,’ jelas Nurdin Halid diacara Halal Bihalal DPD I Golkar Sulsel.
NH menilai, langkah kader mencari keadilan di jalur konstitusi, bukan berarti kader harus memutus tali silaturahmi, sehingga semua harus bangkit, dan tetap bersama untuk membangun Golkar.
Mantan calon Gubernur Sulsel ini juga menganggap jika seorang politik tidak bisa menggunakan perasaan sebab perasaan bukan untuk berpolitik tetapi untuk cinta.
“Politik itu, tidak bisa menggunakan perasaan, dan berpolitik harus berpolitik dengan taat asas, bukan perasaan, perasaan tempatnya untuk cinta, ” Tambah Nurdin Halid.
Apa lagi dalam dalam sebuah proses politik, diakuinya diperlukan sebuah kematangan berpikir, apalagi dalam pertarungan politik harus ada yang kalah dan menang.
“Pemilu telah usia, ada yang kalah dan ada yang menang, jangan cuma karena politik silaturahmi dan komunikasi di putuskan, inilah politik,” Pungkasnya
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah…
MEXICO, Trotoar.id – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan seremoni pembukaan yang bukan sekadar pertunjukan…
JAKARTA, TROTOAR ID — Prestasi di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap),…
SIDRAP, TEOTOAR.ID — Upaya memperkuat sektor ketahanan pangan dilakukan melalui studi tiru lintas daerah yang…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Edukasi kebencanaan kepada anak usia dini terus diperkuat sebagai bagian dari upaya…