TROTOAR.ID, MAKASSAR — Panitia hak angket Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembal melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel)
Dalam keterangan kepala BKD Ashry Syahrun Said pada sidang hak Aangket mengungkapkan pada proses pelantikan 193 pejabat eselon III dan IV dirinya tidak dilibatkan hingga proses pelantikan digelar wakil Gubernur Sulsel.
“Saya sebagai kepala BKD Pak tidak dilibatkan dalam proses mutasi 193 orang tersebut, dan sendiri juga belum melihat SK hingga pada proses pelantikan di gelar,” Kata Asry Syahrun Kepala BKD Sulsel.
Asry juga menjelaskan sebelum proses pelantikan digelar, dirinya terlebih dahulu dipanggil oleh dua staf khusus wakil Gubernur Sulsel pukul 00.00 Wita Rendra dan Toteng untuk melakukan pertemuan di lantai 3 gedung utama kantor Gubernur Sulsel.
Dalam pertemuan tersebut dua staf khusus Gubernur Sulsel mengusulkan penambahan nama, namun dirinya mengungkapkan berdasarkan keputusan Gubernur meminta mutasi dilakukan secara terbatas.
“Saya ingatkan sesuai dengan arahan Gubernur mutasi dilakukan secara terbatas dan ini pertama kali terjadi selama 5 tahun baru ada pelantikan lebih 100 orang,” Kata Asry
Hingga nantinya pada pelantikan
pada 1 Mei 2019, dirinya diundang untuk menghadiri pelantikan pejabat eselon III dan IV merasa kaget melihat adanya 193 pejabat untuk dilantik, sebelum SK pelantikan tersebut dibatalkan dan kembali dilantik oleh Wakil Gubernur dengan perubahan tandatangan dana SK tersebut tersebut.
Sementara Asry menjelaskan pada pertemuan Gubernur dan wakil Gubernur Sulsel mengusulkan pelantikan kepada 79 orang, telah disepakati bersama, sehingga adanya 114 pejabat yang ikut dilantik tidak sesuai dengan apa yang menjadi kesehatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.
Atas penjelasan Kepala BKD tersebut, sejumlah anggota panitia hak angket, mempertanyakan muatan pertemuan dan kewenangan staf khusus Wagub memanggil dirinya pada tengah malam
“Apa alasan bapak datang di lanti tiga kantor gubernur, tengah malam, dan apa yang mendasari bapak lakukan pertemuan disana,” Kata Seller KS Dalle.
Sehingga Asry menjelaskan jika pertemuan tersebut untuk menjelaskan pelantikan pejabat dilakukan terbatas, sesuai dengan arahan bapak gubernur Sulsel.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…
This website uses cookies.